KUA Berampu Gelar Program Sanubari ASN Menyelami Fiqih Ramadhan Bersama ASN
Daerah

KUA Berampu Gelar Program Sanubari ASN Menyelami Fiqih Ramadhan Bersama ASN

  09 Feb 2026 |   9 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Berampu (Humas). Suasana hangat dan penuh antusiasme terasa di aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Berampu saat Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul untuk mengikuti program Sanubari ASN Senin 09 februari. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis KUA Berampu dalam membina spiritual ASN sekaligus meningkatkan pemahaman agama, terutama terkait ibadah di bulan Ramadhan.

Kepala KUA Berampu, Azan Sagala, S.Ag., MM, membuka acara dengan menyampaikan pentingnya pembinaan spiritual bagi ASN. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Bulan suci ini adalah momen untuk menumbuhkan kesabaran, meningkatkan kualitas ibadah, dan menyeimbangkan antara tugas pekerjaan dan tanggung jawab spiritual. Program Sanubari ASN hadir untuk memberikan pemahaman itu kepada kita semua, ujarnya sambil tersenyum kepada peserta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Penghulu Muhammad Aidil Hanafi, LC., MH, yang membahas tema Fiqih Ramadhan. Dalam materinya, Aidil Hanafi menekankan berbagai aspek penting, mulai dari tata cara puasa, adab berpuasa, hingga keringanan atau rukhsah bagi ASN yang menghadapi kondisi khusus seperti perjalanan dinas, lembur, atau masalah kesehatan. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara interaktif. Banyak ASN yang mengajukan pertanyaan terkait pelaksanaan puasa saat harus menghadiri rapat mendadak, lembur di malam hari, hingga tips menjaga stamina agar tetap produktif selama Ramadhan. Aidil Hanafi menjelaskan solusi fiqih yang sesuai syariat, sekaligus memberikan motivasi agar ibadah puasa tetap optimal tanpa mengganggu tanggung jawab pekerjaan.

Salah seorang peserta, Sunardi Angkat mengaku mendapat banyak pencerahan. Saya baru benar-benar memahami bagaimana menyeimbangkan ibadah puasa dan pekerjaan. Diskusi ini sangat aplikatif, terutama bagi kami yang harus lembur atau dinas luar kota, katanya antusias. Selain materi fiqih, kegiatan juga dilengkapi sesi pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai religius di lingkungan kerja. Para ASN diajak untuk menanamkan sikap toleransi, etika, dan profesionalisme, sehingga Ramadhan tidak hanya menjadi momen ibadah pribadi tetapi juga memperkuat kerja sama dan harmoni di tempat kerja.

Program Sanubari ASN ini menunjukkan bagaimana KUA Berampu secara konsisten mendorong ASN menjadi teladan yang religius dan profesional. Dengan pembekalan spiritual yang rutin, ASN diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan maupun interaksi sosial. Acara ditutup dengan doa bersama dan ucapan terima kasih dari Kepala KUA Berampu. Peserta meninggalkan aula dengan semangat baru, siap menghadapi bulan suci dengan pemahaman yang lebih baik dan keseimbangan antara ibadah dan pekerjaan. (PB)

Bagikan Artikel Ini

Infografis