Perkuat Sinergitas, KUA Sidikalang dan Kemenhaj Dairi Gelar Manasik Haji di Taman Wisata Iman
Daerah

Perkuat Sinergitas, KUA Sidikalang dan Kemenhaj Dairi Gelar Manasik Haji di Taman Wisata Iman

  09 Feb 2026 |   9 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Langkah progresif diambil oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi para tamu Allah. Melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Dairi, sinergi antarlembaga ini diwujudkan melalui pelaksanaan bimbingan manasik haji tingkat kabupaten yang digelar secara khidmat di kawasan Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Ahad (08/02).

Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan tonggak sejarah baru dalam tata kelola urusan haji di wilayah tersebut. Beliau menegaskan bahwa sinergitas perdana dengan lembaga yang baru terbentuk ini merupakan wujud nyata dari komitmen kelembagaan untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi jamaah dalam mengurus seluruh administrasi maupun pemahaman manasik.

"Sinergitas ini bukan sekadar koordinasi formal, melainkan bentuk pengabdian kita dalam menyatukan visi urusan haji. Dengan adanya lembaga baru ini, kita ingin memastikan bahwa setiap tahapan yang dilalui jamaah, mulai dari pendaftaran di KUA hingga keberangkatan, terkawal dengan manajemen yang profesional dan transparan," ujar Abdul Yajid di hadapan para peserta.

Gayung bersambut, Kepala Kantor Kemenhaj Dairi, Dr. H. Muhammad Sanif, S.H.I, M.Ag, memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan KUA Sidikalang dalam menjalin kemitraan. Menurutnya, kerja sama ini menjadi indikator pengembangan lembaga yang sehat dan dinamis. Ia percaya bahwa kekuatan koordinasi di tingkat lokal akan berdampak langsung pada kesiapan mental dan fisik para calon jamaah haji sebelum bertolak ke tanah suci. Pada musim haji tahun ini, tercatat sebanyak 17 orang calon jamaah haji asal Kabupaten Dairi yang dipastikan akan berangkat. Meski jumlahnya relatif terbatas, perhatian yang diberikan oleh pihak KUA maupun Kemenhaj tetap maksimal. Prosesi manasik di alam terbuka Taman Wisata Iman ini dipilih agar para jamaah bisa melakukan simulasi ibadah dengan suasana yang lebih tenang dan representatif. 



Tahun ini, penyelenggaraan haji mengusung tema yang sangat inklusif, yakni "Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan". Tema ini diimplementasikan dalam materi manasik yang diberikan, di mana para petugas memberikan simulasi khusus mengenai kemudahan tata cara ibadah bagi jamaah yang memiliki keterbatasan fisik maupun kebutuhan khusus, guna memastikan keabsahan ibadah tanpa memberatkan jamaah. 

Fokus pada jamaah lansia dan disabilitas menjadi prioritas mengingat tantangan cuaca dan kepadatan di Arab Saudi. Melalui bimbingan ini, para calon jamaah diberikan pemahaman mengenai rukhshah (keringanan) dalam ibadah haji, sehingga mereka tetap dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan aman, nyaman, dan tetap sesuai dengan syariat Islam yang berlaku.

Kegiatan manasik ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar ke-17 calon jamaah haji Kabupaten Dairi tersebut diberikan kesehatan dan kekuatan hingga hari keberangkatan. Sinergitas antara KUA Sidikalang dan Kemenhaj Dairi ini diharapkan terus berlanjut sebagai model pelayanan publik yang prima, yang mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi para calon duyufurrahman. (MHS/YL)

Bagikan Artikel Ini

Infografis