Perkuat Administrasi dan Spiritual, Ka KUA Sidikalang Bina Majelis Taklim Pengajian Lingga
Daerah

Perkuat Administrasi dan Spiritual, Ka KUA Sidikalang Bina Majelis Taklim Pengajian Lingga

  09 Feb 2026 |   9 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Upaya penguatan peran lembaga keagamaan di tingkat akar rumput terus digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang. Pada Ahad (09/02), Kepala KUA Sidikalang hadir langsung memberikan pembinaan kepada para anggota Majelis Taklim Pengajian Lingga. Kegiatan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Kelurahan Sidiangkat, menjadi ajang silaturahmi sekaligus edukasi bagi kaum ibu pengajian.

Dalam sesi pembinaan tersebut, Kepala KUA Sidikalang menekankan pentingnya legalitas lembaga melalui kepemilikan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bagi setiap Majelis Taklim. Beliau menjelaskan bahwa SKT bukan sekadar urusan administratif di atas kertas, melainkan instrumen penting agar keberadaan majelis taklim diakui secara resmi oleh negara melalui kementerian agama. 

Lebih lanjut, Ka KUA memaparkan bahwa dengan adanya SKT, Majelis Taklim Pengajian Lingga akan memiliki akses yang lebih luas terhadap program-program pemerintah. Hal ini mencakup pembinaan rutin, bantuan sarana prasarana, hingga kemudahan dalam menjalin kerja sama lintas sektor. Legalitas ini menjadi bukti bahwa majelis taklim dikelola secara profesional dan terorganisir dengan baik.

"Kita ingin Majelis Taklim di Sidikalang, khususnya Pengajian Lingga, tertib secara administrasi. SKT adalah identitas resmi yang menunjukkan bahwa perkumpulan ini memiliki visi yang jelas dalam membina umat, sehingga perlindungan dan pembinaan dari pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran," ungkap Ka KUA di hadapan para jamaah.

Selain urusan administratif, pembinaan ini juga difokuskan pada penguatan spiritual menyambut bulan suci Ramadan yang sudah di depan mata. Ka KUA mengingatkan para jamaah untuk mulai melakukan persiapan jiwa atau tazkiyatun nafs. Membersihkan hati dari penyakit-penyakit batin seperti iri dan dengki dianggap sebagai langkah awal agar ibadah puasa nanti dapat dijalankan dengan penuh kekhusyukan. 

Tak hanya mental, aspek persiapan fisik juga menjadi sorotan dalam arahan tersebut. Para anggota majelis taklim diingatkan untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengatur pola makan sejak dini. Fisik yang prima sangat dibutuhkan agar rutinitas ibadah Ramadan yang padat, mulai dari puasa di siang hari hingga qiyamul lail di malam hari, dapat terlaksana secara maksimal tanpa hambatan kesehatan. 

Interaksi dalam kegiatan di Kelurahan Sidiangkat ini berlangsung dinamis, di mana para jamaah tampak antusias mendengarkan kiat-kiat praktis mengelola waktu antara urusan rumah tangga dan peningkatan kualitas ibadah selama Ramadan. Ka KUA berharap Majelis Taklim Pengajian Lingga dapat menjadi pelopor dalam menciptakan suasana Ramadan yang sejuk dan produktif di lingkungan sekitar.

Kegiatan pembinaan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan agar seluruh jamaah dipertemukan dengan bulan Ramadan dalam kondisi terbaik. Melalui sinergi antara KUA dan Majelis Taklim ini, diharapkan kualitas kehidupan beragama di Kelurahan Sidiangkat semakin meningkat, baik secara administratif maupun dalam pengamalan nilai-nilai spiritual yang luhur. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis