Kepala KUA Medan Sunggal Ajak Masjid Ramah Pemudik
Daerah

Kepala KUA Medan Sunggal Ajak Masjid Ramah Pemudik

  25 Mar 2026 |   7 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Medan, (Humas). Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, Agus Salim, melangsungkan wawancara bersama Radio Elshinta di Masjid Jami’ Al-Badar, JL. Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal. Pada Selasa (24/03), Wawancara tersebut mengangkat tema “Masjid Ramah Pemudi”, sebagai upaya menghadirkan masjid yang nyaman dan inklusif bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan para pemudik. Dalam kesempatan itu, Kepala KUA didampingi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, serta Ketua BKM Masjid Jami’ Al-Badar, Ahmad Syafi’i.

Dalam pemaparannya, Agus Salim menjelaskan bahwa program masjid ramah pemudi di Kecamatan Medan Sunggal telah disiapkan di tiga titik strategis, yakni Masjid Al-Badar di JL. Gatot Subroto Km 6,8, Masjid Jami’ di Kampung Lalang, serta Masjid Isti’adah di JL. Amal No. 4, Pinang Baris.

Program ini bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang singgah saat arus mudik maupun arus balik. Menurutnya, "Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pelayanan umat yang ramah, aman, dan nyaman," papar Agus Salim.

Ketua BKM Masjid Jami’ Al-Badar, Ahmad Syafi’i, turut menyampaikan bahwa berbagai fasilitas telah dipersiapkan guna mendukung program tersebut. Di antaranya tempat istirahat, masjid yang buka selama 24 jam, penyediaan makanan dan minuman, fasilitas toilet yang bersih, serta layanan pengisian daya (charger) ponsel.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan lingkungan menjadi prioritas agar para pemudik merasa tenang selama berada di area masjid. Sementara itu, reporter Radio Elshinta, Misriadi, secara aktif menggali informasi melalui sejumlah pertanyaan yang ditujukan kepada Kepala KUA maupun pihak BKM terkait kesiapan dan manfaat program tersebut.

Program masjid ramah pemudi di Kecamatan Medan Sunggal menjadi wujud nyata sinergi antara KUA, pengurus masjid, dan masyarakat dalam menghadirkan masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial.

Dengan fasilitas yang memadai dan komitmen pelayanan yang baik, diharapkan masjid-masjid tersebut mampu memberikan manfaat luas, khususnya bagi para pemudik dan generasi muda. (PAI)

Bagikan Artikel Ini

Infografis