KUA Batanghari Perkuat Pemahaman Calon Pengantin melalui Simulasi Akad Nikah
Informasi

KUA Batanghari Perkuat Pemahaman Calon Pengantin melalui Simulasi Akad Nikah

  13 May 2026 |   11 |   Penulis : PC APRI Lampung Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Batanghari, Lampung Timur (Humas APRI)--- Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin di Aula Balai Nikah KUA Batanghari, Rabu (13/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti lima pasang calon pengantin sebagai bagian dari upaya penguatan kesiapan membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Bimbingan diberikan oleh Penyuluh Agama Islam Edy Prayitno dan Zuhrotul ‘Aini dengan materi seputar kesiapan mental, hak dan kewajiban suami istri, hingga pentingnya komunikasi dalam rumah tangga.

Pada kesempatan tersebut, Edy Prayitno menghadirkan simulasi ijab kabul guna memberikan gambaran langsung kepada calon pengantin terkait proses akad nikah sesuai syariat Islam dan ketentuan administrasi yang berlaku. Simulasi itu menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian peserta karena dinilai membantu mengurangi rasa gugup menjelang akad nikah.

“Melalui simulasi ini, calon pengantin dapat memahami tahapan akad nikah secara lebih jelas sehingga pelaksanaannya nanti berjalan lancar dan khidmat,” ujar Edy.

Sementara itu, Zuhrotul ‘Aini menekankan bahwa keberhasilan rumah tangga tidak hanya ditentukan saat akad berlangsung, tetapi juga oleh kemampuan pasangan dalam menjaga komunikasi dan saling memahami satu sama lain.

“Komitmen, komunikasi yang sehat, dan menjadikan nilai agama sebagai pedoman merupakan pondasi penting dalam membangun keluarga harmonis,” jelasnya.
Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, mengatakan bahwa Bimbingan Perkawinan tidak sekadar menjadi pelengkap administrasi sebelum menikah, tetapi merupakan bentuk edukasi bagi calon pengantin agar lebih siap menghadapi kehidupan rumah tangga.

Menurutnya, pembekalan sejak awal penting untuk menanamkan pemahaman tentang tanggung jawab keluarga sekaligus memperkuat ketahanan rumah tangga di tengah tantangan kehidupan modern.
“Melalui Bimwin, kami berharap calon pengantin memiliki kesiapan lahir dan batin sehingga mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak aktif menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kehidupan rumah tangga maupun pelaksanaan akad nikah.***(NL)

Bagikan Artikel Ini

Infografis