Pengukuhan Fahmi UMMI Jadi Momentum Perkuat Moderasi dan Kerukunan, Ka. KUA Pancur Batu Hadir dan Dukung
31 Dec 2025 | 16 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Pancur Batu, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Forum Silaturrahmi Ummi Muslimah Indonesia (Fahmi UMMI) se-Kabupaten Deli Serdang bersama masyarakat Pancur Batu pada Rabu, (30/12). Kegiatan berlangsung di Aula Graha Bhineka Perkasa Jaya dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat.
Acara pengukuhan pengurus Fahmi UMMI ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Romo H.R. Muhammad Syafi’i, SH, M.Hum, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Dr. H. Saripuddin Daulay, S.Ag., M.Pd, serta Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked (PD)., Sp.PD.
Pengukuhan ini dihadiri juga oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pengurus organisasi perempuan dari berbagai kecamatan di Deli Serdang. Antusiasme masyarakat tampak tinggi pada acara yang menjadi momentum penguatan jaringan kolaborasi perempuan muslimah di daerah.
Wakil Menteri Agama dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fahmi UMMI merupakan wadah persatuan yang berperan penting dalam pemberdayaan perempuan lintas organisasi serta menjadi penggerak positif bagi keluarga dan masyarakat. Ia berharap pengurus yang dikukuhkan mampu menjalankan amanah dengan profesional, penuh tanggung jawab, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa.
Menurut Wamenag, keberadaan organisasi seperti Fahmi UMMI sangat strategis dalam rangka memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan sosial dan keagamaan. Ia mendorong Fahmi UMMI untuk terus eksis dan mengambil peran lebih luas di berbagai bidang kehidupan.
Bupati Deli Serdang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat dalam memperkuat harmonisasi sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program-program pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan umat.
Kegiatan pengukuhan kemudian diisi dengan prosesi pengucapan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara pengukuhan pengurus Fahmi UMMI periode 2025–2030. Prosesi berjalan khidmat dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan.
Kepala KUA Pancur Batu H. Ilyas, M.A menyampaikan kepada rombongan bahwa kehadirannya dalam acara ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan peran perempuan dalam masyarakat serta sebagai bagian dari tanggung jawab kelembagaan Kementerian Agama di tingkat kecamatan.
Ia menjelaskan bahwa penguatan organisasi masyarakat seperti Fahmi UMMI sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia, terutama pada poin Penguatan Moderasi Beragama, Kerukunan Umat Beragama, dan Layanan Keagamaan yang Berdampak. Nilai-nilai tersebut merupakan pilar penting dalam memperkuat keselarasan kehidupan sosial dan keagamaan di tengah keanekaragaman masyarakat.
Menurut Ilyas, moderasi beragama tidak hanya dipahami dalam konteks hubungan antarumat beragama, tetapi juga dalam bentuk kolaborasi dan partisipasi aktif perempuan dalam ruang publik yang produktif. Hal ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan dan kemajuan masyarakat secara menyeluruh.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat dalam rangka membangun kesadaran akan peran perempuan sebagai agen perubahan yang produktif.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama para pejabat, pengurus Fahmi UMMI, serta tokoh agama dan masyarakat. Para peserta berharap pengukuhan ini akan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat dalam berbagai program keagamaan dan kemasyarakatan di Kabupaten Deli Serdang.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Pancur Batu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kehidupan beragama yang moderat, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat.