Perkuat Layanan Digital Keagamaan, KUA Binjai Barat Ikuti Sosialisasi SIMPENAIS Kemenag Kota Binjai
06 May 2026 | 20 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Binjai | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Binjai, (Humas). Komitmen peningkatan kualitas layanan keagamaan terus diperkuat oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) di lingkungan Kementerian Agama Kota Binjai. Salah satunya melalui keikutsertaan KUA Kecamatan Binjai Barat dalam kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Penerangan Agama Islam (SIMPENAIS) yang dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kemenag Kota Binjai ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Abdurahman Saleh Daulay, S.Sos.I. Sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh penata layanan operasional KUA se-Kota Binjai sebagai upaya penyamaan persepsi serta penguatan kapasitas dalam pengelolaan layanan berbasis digital.
Dalam arahannya, Plt Kasi Bimas Islam menegaskan bahwa implementasi SIMPENAIS merupakan bagian dari transformasi digital Kementerian Agama dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas layanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman teknis yang baik agar sistem dapat dioperasikan secara optimal di setiap KUA.
“SIMPENAIS diharapkan mampu menjadi instrumen pendukung dalam pengelolaan data dan layanan penerangan agama Islam yang lebih tertib, terukur, dan terintegrasi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kegiatan sosialisasi, momentum ini menjadi ruang pembelajaran bersama yang mempertemukan pengalaman lapangan dengan kebijakan pusat. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi aktif mengenai tantangan teknis dan dinamika pelayanan yang dihadapi di masing-masing wilayah kerja. Interaksi tersebut mencerminkan semangat kolaboratif dalam membangun layanan keagamaan yang adaptif di tengah perkembangan teknologi.
SIMPENAIS hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pengelolaan informasi yang cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Di era digital, kecepatan dan ketepatan data menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan serta memberikan layanan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat KUA menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi sistem ini.
Sementara itu, perwakilan KUA Binjai Barat menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui sosialisasi tersebut, para operator mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terkait fitur, alur kerja, serta mekanisme pelaporan dalam sistem SIMPENAIS.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh KUA di Kota Binjai, termasuk KUA Binjai Barat, semakin siap dalam mengimplementasikan layanan berbasis digital yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Transformasi ini bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga tentang perubahan pola pikir menuju pelayanan yang lebih terbuka, akuntabel, dan berintegritas.
Kementerian Agama terus mendorong modernisasi layanan keagamaan sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Melalui langkah-langkah konkret seperti sosialisasi SIMPENAIS, diharapkan terwujud tata kelola layanan Bimas Islam yang unggul, inovatif, dan mampu menjawab tuntutan zaman, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat.