Ka. KUA Marpoyan Damai Kunjungan Kerja dan Silaturrahmi ke Puskesmas Simpang Tiga
Daerah

Ka. KUA Marpoyan Damai Kunjungan Kerja dan Silaturrahmi ke Puskesmas Simpang Tiga

  26 May 2026 |   10 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Pekanbaru (Humas). Dalam rangka mempererat sinergi lintas sektor dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Kepala Kantor Urusan Agama (Ka. KUA) Kecamatan Marpoyan Damai melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru pada Selasa, 26 Mei 2026. Kunker dan Silaturrahmi ini berlangsung di Ruang Kepala Puskesmas Simpang Tiga, Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru Riau. 

Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Marpoyan Damai H. Hasbirullah, didampingi oleh Penghulu dan Penyuluh Agama Islam. Rombongan KUA disambut dengan hangat oleh Kepala Puskesmas dan jajaran di lingkungan Puskesmas Simpang Tiga. 

Dalam sambutannya, Kepala KUA Hasbirullah menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar kegiatan formal, melainkan wujud nyata dari upaya memperkuat kerja sama antar lembaga pemerintah. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi kelembagaan melalui kolaborasi yang harmonis antara KUA sebagai lembaga keagamaan dan Puskesmas sebagai lembaga pelayanan kesehatan.

"Kami melihat bahwa pelayanan masyarakat yang optimal harus dilakukan secara kolaboratif. KUA memiliki peran strategis dalam pembinaan kehidupan beragama, sementara Puskesmas berperan dalam menjaga kesehatan jasmani masyarakat yang ingin menikah. Jika dua hal ini berjalan beriringan, maka kesejahteraan dan kesehatan masyarakat akan semakin tercapai," ujar Hasbir. 

Hasbirullah juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Puskesmas. “Kerja sama ini penting agar calon pengantin tidak hanya siap secara agama, tetapi juga memiliki kesiapan kesehatan yang baik sebagai bekal membangun rumah tangga,” ujarnya.

Hasbirullah menjelaskan program yang akan di sinergikan bersama puskesmas, yaitu : 

1. BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah); memberikan edukasi tentang pencegahan pernikahan dini kepada siswa umur 14 sampai kurang 19 tahun

2. BRUN (Bimbingan Remaja Usia Menikah). Memberikan motivasi bagi remaja usia 19 - 24 tahun yg sudah siap mental dan financialnya untuk segera menikah. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Simpang Tiga Sri Elfida Basyar, S.Psi, S.Tr.Keb Pekanbaru menyambut baik inisiatif dari pihak KUA. Ia menyampaikan bahwa koordinasi antara sektor kesehatan dan keagamaan dapat memberikan dampak positif dalam edukasi masyarakat, terutama dalam isu-isu yang menyentuh aspek moral, kesehatan keluarga, dan kesejahteraan sosial. Kolaborasi semacam ini dinilai penting untuk membentuk masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani.

Ia berharap sinergi dan MOu ini semakin memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, program ini juga mendukung upaya membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

Pertemuan ditutup dengan semangat kebersamaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan masyarakat melalui sinergi antara lembaga keagamaan dan layanan kesehatan. (Liputan: Wawan)


Bagikan Artikel Ini

Infografis