MoU KUA Pangkalan Kuras dan RS MEDICARE Sorek Perkuat Pendampingan Rohani Pasien
Daerah

MoU KUA Pangkalan Kuras dan RS MEDICARE Sorek Perkuat Pendampingan Rohani Pasien

  31 Jul 2026 |   7 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Pelalawan (Humas) Kesembuhan tidak hanya lahir dari obat dan tindakan medis, tetapi juga dari ketenangan hati, doa, serta penguatan spiritual. Berangkat dari pemahaman tersebut, Rumah Sakit MEDICARE Sorek bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangkalan Kuras resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU (Memorandum of Understanding) tentang pelayanan kerohanian bagi pasien, Senin (27/7/2026).


Kolaborasi ini menjadi langkah inovatif dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih komprehensif. Selain memperoleh penanganan medis yang profesional, pasien kini juga akan mendapatkan pendampingan rohani sebagai bagian dari proses pemulihan yang menyentuh aspek fisik, mental, dan spiritual.


Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Direktur RS MEDICARE Sorek, dr. Mujaddid Abdi, bersama Kepala KUA Kecamatan Pangkalan Kuras, Ahmad Darwis. Kesepakatan tersebut lahir dari kesadaran bahwa kebutuhan pasien tidak berhenti pada pelayanan medis semata. Di balik setiap proses pengobatan, terdapat kebutuhan akan ketenangan jiwa, motivasi, harapan, dan penguatan iman yang mampu membangkitkan semangat untuk sembuh.


Direktur RS MEDICARE Sorek, dr. Mujaddid Abdi, menyebutkan bahwa “Kesembuhan merupakan proses yang utuh. Selain penanganan medis, pasien juga membutuhkan dukungan emosional dan spiritual agar memiliki kekuatan dalam menjalani pengobatan. Karena itu, kami mengajak KUA Kecamatan Pangkalan Kuras untuk bersama-sama menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh”.


Melalui kerja sama tersebut, penyuluh dan petugas KUA akan memberikan layanan pembinaan keagamaan, pendampingan ibadah, doa, motivasi, serta penguatan mental dan spiritual kepada pasien yang membutuhkan. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih menenangkan, sekaligus menjadi sumber harapan bagi pasien dan keluarganya.


Kepala KUA Kecamatan Pangkalan Kuras, Ahmad Darwis, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


Menurutnya, pelayanan kerohanian merupakan bagian dari tugas KUA dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat di berbagai lini kehidupan. Pendampingan spiritual di lingkungan rumah sakit menjadi ruang pengabdian yang sangat strategis karena mampu menghadirkan ketenangan batin bagi pasien yang sedang menghadapi ujian kesehatan.


Sinergi antara tenaga medis dan pembimbing rohani ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas. Pendekatan medis yang didukung dengan kekuatan spiritual diyakini mampu meningkatkan optimisme pasien, memperkuat kesehatan mental, serta memberikan dampak positif terhadap proses penyembuhan.


Bagikan Artikel Ini

Infografis