KUA Tualang Gelar Goro Eko Teologi, Wujudkan "Green Akad" Melalui Rumah TOGA
31 Jul 2026 | 8 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Tualang menggelar kegiatan Gotong Royong (Goro) Eko Teologi sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan manusia untuk memelihara alam sebagai amanah dari Allah. Rabu (29/07/2026)
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar KUA Kecamatan Tualang, mulai dari Kepala KUA, para Penghulu, Penyuluh Agama Islam, dan seluruh staf. Dengan penuh semangat kebersamaan, seluruh pegawai bergotong royong membersihkan, merapikan, dan menata lingkungan kantor guna menciptakan suasana kerja yang bersih, asri, sehat, dan nyaman.
Goro Eko Teologi ini juga menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan program KUA Kecamatan Tualang, yaitu Green Akad. Melalui program tersebut, KUA Tualang akan membangun Rumah Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai sarana penghijauan sekaligus media edukasi bagi masyarakat. Berbagai tanaman obat akan dibudidayakan sebagai bentuk pemanfaatan lahan yang produktif serta untuk mengenalkan manfaat tanaman herbal dalam kehidupan sehari-hari.
Keunikan dari program Green Akad ini adalah adanya partisipasi aktif dari calon pengantin (Catin). Nantinya, setiap pasangan calon pengantin yang melaksanakan pernikahan di KUA Tualang akan diajak berpartisipasi dalam penanaman TOGA. Keterlibatan tersebut diharapkan menjadi simbol bahwa membangun keluarga sakinah tidak hanya dimulai dengan ikatan pernikahan, tetapi juga dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Kepala KUA Tualang, Andri, menyampaikan bahwa kegiatan Gotong Royong Ekoteologi merupakan implementasi nyata dari konsep ekoteologi yang saat ini menjadi salah satu perhatian Kementerian Agama. Menurutnya, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh di lingkungan KUA maupun di tengah masyarakat. Melalui Program Green Akad, kami ingin mengajak seluruh pegawai dan calon pengantin untuk bersama-sama menanam kepedulian terhadap lingkungan. Rumah TOGA yang akan kami kembangkan bukan hanya menjadi sarana penghijauan, tetapi juga simbol komitmen dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berwawasan ekoteologi. Semoga langkah kecil ini membawa manfaat yang besar dan menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga bumi sebagai amanah dari Allah," ujar Andri