Gelar Muzakarah Seri ke-5 di Bungus, APRI Kota Padang dan Kankemenag Bedah Strategi Antisipasi Nikah Liar
Daerah

Gelar Muzakarah Seri ke-5 di Bungus, APRI Kota Padang dan Kankemenag Bedah Strategi Antisipasi Nikah Liar

  18 Jun 2026 |   17 |   Penulis : Risman |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Barat

Sementara itu, Ketua APRI Kota Padang menjelaskan bahwa pemilihan Kecamatan Bungus Teluk Kabung sebagai lokasi muzakarah kali ini merupakan langkah jemput bola untuk memastikan edukasi regulasi pernikahan menyentuh wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota.

Melalui muzakarah ini, diharapkan lahir kesamaan persepsi di tengah masyarakat dan pemangku adat bahwa mewujudkan keluarga yang sakinah harus diawali dengan administrasi yang sah dan berkah secara agama maupun negara. Kegiatan diakhiri dengan sesi dialog interaktif dan tanya jawab bersama para peserta.

Komitmen APRI dan Upaya Menepis Stigma Negatif Wilayah

Ketua APRI Kota Padang, Welhendri, dalam sambutannya menjelaskan alasan strategis dipilihnya Kecamatan Bungus Teluk Kabung sebagai lokasi seri ke-5 ini. Hal ini didasari oleh komitmen kuat organisasi untuk menyentuh seluruh belahan masyarakat di Kota Padang tanpa terkecuali.

"APRI sebagai himpunan penghulu ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Kehadiran kami diharapkan memberikan maslahah (manfaat), terutama dalam upaya peningkatan mutu perkawinan dan kualitas layanan pernikahan di Kota Padang, yang memang menjadi tugas pokok seorang Penghulu," ungkap Welhendri.

Langkah jemput bola ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah setempat. Camat Bungus Teluk Kabung, yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Kankemenag dan APRI Kota Padang yang telah memboyong kegiatan besar ini ke wilayah mereka.

"Kami berharap muzakarah ini dapat membantu pemerintah kecamatan dalam menghapus stigma negatif yang selama ini melekat, seolah-olah Bungus adalah tempat suburnya praktik nikah liar. Padahal pada kenyataannya, kondisi di lapangan tidak seperti itu. Sosialisasi ini sangat membantu meluruskan persepsi masyarakat," tutur Sekcam di akhir sambutannya.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara para tokoh adat, kader majelis taklim, dan para penghulu guna merumuskan langkah taktis pencegahan nikah liar di tingkat kelurahan. Risman,MA

Bagikan Artikel Ini

Infografis