Warga Lakukan Pembayaran Wakaf Uang Melalui QRIS di KUA Bandar Khalifah
Daerah

Warga Lakukan Pembayaran Wakaf Uang Melalui QRIS di KUA Bandar Khalifah

  18 Nov 2025 |   75 |   Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bandar Khalifah, (Humas). Transformasi layanan wakaf uang berbasis digital semakin nyata dirasakan masyarakat setelah KUA Bandar Khalifah resmi menyediakan fasilitas pembayaran wakaf melalui QRIS Badan Wakaf Indonesia (BWI). Dalam momen yang tertangkap pada Selasa (18/11), seorang warga terlihat memindai barcode QRIS BWI Merchant 0009 sebagai bagian dari proses menunaikan wakaf uang secara praktis dan non-tunai.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pelayanan KUA, disaksikan langsung oleh para pegawai yang turut memberikan pendampingan teknis dan edukasi. Suasana terlihat akrab dan informatif, menunjukkan komitmen KUA untuk menjadikan wakaf uang semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Plt. Kepala KUA Bandar Khalifah, Edi Syahputera Siregar, S.Ag, menyampaikan bahwa layanan wakaf uang berbasis QRIS merupakan bagian dari upaya mempercepat modernisasi dan digitalisasi layanan keagamaan. Menurutnya, wakaf tidak boleh lagi dipandang sebagai praktik yang hanya bisa dilakukan secara tradisional, karena perkembangan teknologi memberikan peluang besar dalam memperluas manfaat wakaf.

“Wakaf uang melalui QRIS ini adalah lompatan penting. Masyarakat tidak perlu lagi datang dengan membawa uang tunai atau mengisi formulir panjang. Cukup dengan satu kali pemindaian dari ponsel, niat wakaf sudah tersalurkan dengan aman dan tercatat secara otomatis. Ini bukan hanya memudahkan, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas,” ungkap Edi.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi layanan wakaf merupakan jawaban atas tantangan zaman yang menuntut pelayanan cepat dan efisien. “KUA tidak boleh tertinggal. Kita ingin menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan bisa modern, adaptif, dan tetap menjaga nilai-nilai syariah. Ini cara kita mendekatkan wakaf kepada masyarakat, terutama generasi muda yang sudah sangat terbiasa dengan transaksi digital,” lanjutnya.

Selain itu, Edi menegaskan pentingnya literasi wakaf di tingkat kecamatan. Banyak masyarakat yang selama ini berkeinginan berwakaf, tetapi belum memahami mekanisme atau merasa prosesnya rumit. Hadirnya QRIS di KUA Bandar Khalifah menjadi jembatan untuk mempermudah partisipasi masyarakat dalam wakaf uang, sekaligus meningkatkan potensi penghimpunan dana yang nantinya disalurkan untuk program-program pemberdayaan.

“Kita ingin wakaf uang menjadi budaya baru. Wakaf itu bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga bisa menjadi motor ekonomi umat. Melalui wakaf uang yang terkumpul, kita bisa mendukung pendidikan, kesehatan, dan berbagai kegiatan sosial lainnya. Semakin mudah aksesnya, semakin besar manfaatnya,” kata Edi.

Program wakaf uang berbasis QRIS adalah kerja sama nasional antara Kementerian Agama, BWI, dan lembaga keuangan syariah. Dengan hadirnya layanan ini di KUA Bandar Khalifah, masyarakat kini dapat menunaikan wakaf secara sederhana tanpa mengurangi nilai ibadah itu sendiri.

Bagikan Artikel Ini

Infografis