Waktu Paling Diminati, KUA Tanah Putih Catat 67 Pernikahan Sepanjang Bulan Dzulhijjah 2026
30 May 2026 | 8 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Rokan Hilir (Humas) Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu waktu yang paling diminati masyarakat untuk melangsungkan pernikahan. Hingga akhir Dzulhijjah 1447 Hijriah atau tahun 2026, tercatat sebanyak 67 pasangan menikah melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih.
Kepala KUA Kecamatan Tanah Putih, H. Majemuk, Jumat (29/05/2026), mengatakan tingginya angka pernikahan pada bulan Dzulhijjah menunjukkan antusias masyarakat dalam memilih waktu yang dianggap penuh keberkahan untuk memulai kehidupan rumah tangga.
Menurutnya, bulan Dzulhijjah memiliki nilai religius yang istimewa dalam Islam sehingga banyak pasangan berharap rumah tangga yang dibangun dapat dipenuhi keberkahan, ketenangan dan kebahagiaan.
“Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang mulia dalam Islam. Banyak masyarakat memilih menikah di bulan ini dengan harapan rumah tangga yang dibangun mendapatkan keberkahan, sakinah, mawaddah, warahmah,” tutur H. Majemuk.
Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah pasangan yang menikah pada bulan Dzulhijjah juga menjadi motivasi bagi jajaran KUA Tanah Putih untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dalam proses administrasi maupun pelaksanaan akad nikah.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari semangat Kemenag Berdampak. Pelayanan yang cepat, profesional dan humanis menjadi komitmen kami dalam mendampingi masyarakat melaksanakan pernikahan,” katanya.
H. Majemuk juga mengingatkan para pasangan pengantin agar tidak hanya fokus mempersiapkan prosesi pernikahan secara seremonial, tetapi juga membangun kesiapan mental dan pemahaman agama dalam membina keluarga.
“Kami mengimbau kepada seluruh pasangan pengantin agar tidak hanya mempersiapkan acara pernikahan secara lahiriah, tetapi juga mempersiapkan mental, tanggung jawab dan pemahaman agama dalam membina keluarga. Pernikahan bukan hanya seremoni, namun ibadah yang harus dijaga bersama,” tambahnya.
Suasana pelayanan pernikahan di KUA Tanah Putih selama bulan Dzulhijjah tampak lebih ramai dibanding bulan-bulan biasa. Para calon pengantin bersama keluarga silih berganti datang untuk melengkapi administrasi, konsultasi pernikahan, hingga pelaksanaan akad nikah yang berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan.
Di akhir keterangannya, H. Majemuk berharap pasangan yang menikah pada bulan Dzulhijjah dapat menjadikan momentum tersebut sebagai awal membangun keluarga harmonis yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Semoga seluruh pasangan yang menikah di bulan Dzulhijjah senantiasa diberikan kebahagiaan, keteguhan dalam membina rumah tangga, serta mampu menjadi keluarga yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tandasnya. (TH/Humas)
Tags: