Terobosan Baru, KUA Sidikalang Gunakan Metode Kitab Fathurrahman untuk Pembinaan Kafilah MTQN Dairi
Daerah

Terobosan Baru, KUA Sidikalang Gunakan Metode Kitab Fathurrahman untuk Pembinaan Kafilah MTQN Dairi

  04 Jun 2026 |   6 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, secara resmi mengumumkan strategi baru dalam pembinaan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) tahun 2026. Dalam upaya mendongkrak prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Utara, pihak KUA memutuskan untuk memfokuskan materi pembinaan pada pendalaman Kitab Fathurrahman. Langkah ini diambil guna memperkuat pemahaman tekstual dan kontekstual para peserta terhadap ayat-ayat Al-Quran.

Kepala KUA Sidikalang menyatakan bahwa pemilihan Kitab Fathurrahman bukan tanpa alasan yang matang. Kitab legendaris karya Syekh Ilahi Bakhsh ini dikenal sebagai salah satu panduan indeks Al-Quran terbaik yang memudahkan pencarian ayat berdasarkan kata kunci. Melalui penguasaan kitab ini, para kafilah utamanya pada cabang Fahmil Quran dan Syarhil Quran diharapkan memiliki keunggulan kompetitif dalam menganalisis dan menemukan dalil secara cepat dan akurat.

Pembinaan intensif ini dipusatkan di Aula Kantor KUA Sidikalang dengan melibatkan para ulama lokal serta hafiz-hafiz senior sebagai instruktur. Jadwal pelatihan pun diperketat guna memastikan setiap perwakilan Kabupaten Dairi siap secara mental dan intelektual. Pihak KUA optimistis bahwa metode berbasis kitab rujukan ini akan memberikan warna baru dalam kualitas penampian para peserta di ajang regional nanti.

Selain fokus pada kecepatan menemukan ayat, pembinaan kali ini juga menitikberatkan pada pemahaman tafsir yang terkandung di dalam Kitab Fathurrahman. Para peserta diajak untuk tidak hanya menghafal letak ayat, tetapi juga memahami asbabun nuzul (sebab-sebab turunnya ayat) serta korelasinya dengan isu-isu kontemporer. Hal ini dinilai krusial mengingat penilaian dalam MTQN tingkat provinsi kini semakin selektif dan dinamis.

Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Kabupaten Dairi dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Dairi. Pihak pemerintah daerah berjanji akan memfasilitasi seluruh kebutuhan logistik dan akomodasi kafilah selama masa karantina hingga kompetisi berlangsung. Sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah ini diharapkan mampu memotivasi para peserta untuk memberikan kemampuan terbaik mereka di panggung provinsi.

Masyarakat Sidikalang pun turut memberikan apresiasi dan doa restu atas terobosan yang dilakukan oleh Kepala KUA beserta jajarannya. Warga berharap perwakilan dari Dairi tidak hanya sekadar menjadi partisipan, melainkan mampu membawa pulang piala juara umum atau setidaknya mendominasi beberapa cabang perlombaan utama. Antusiasme ini terlihat dari banyaknya dukungan moral yang disampaikan melalui berbagai forum keagamaan di tingkat kecamatan. 



Kafilah yang terpilih untuk mewakili Kabupaten Dairi tahun ini merupakan hasil seleksi ketat dari pelaksanaan MTQN tingkat kabupaten yang digelar beberapa waktu lalu. Mereka adalah putra-putri terbaik yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing dengan perwakilan dari kabupaten dan kota lain di Sumatera Utara. Melalui bekal pemahaman Kitab Fathurrahman, rasa percaya diri para peserta diyakini akan meningkat drastis.

Tantangan di tingkat Provinsi Sumatera Utara diakui memang cukup berat, mengingat daerah lain seperti Medan, Deli Serdang, dan Langkat kerap menjadi lumbung juara. Namun, Kepala KUA Sidikalang menegaskan bahwa Kabupaten Dairi tidak boleh merasa rendah diri. Dengan persiapan yang matang dan metodologi pembelajaran kitab yang sistematis, peta persaingan sangat mungkin untuk bergeser tahun ini.

Sebagai penutup dari rangkaian persiapan awal, pihak KUA Sidikalang menjadwalkan simulasi lomba dalam waktu dekat guna menguji sejauh mana penyerapan materi Kitab Fathurrahman oleh para peserta. Hasil evaluasi dari simulasi tersebut akan digunakan untuk menyempurnakan strategi akhir sebelum kafilah resmi dilepas menuju medan laga MTQN Provinsi Sumut 2026. Langkah konkret ini menjadi bukti nyata komitmen Sidikalang dalam melahirkan generasi qurani yang unggul dan berwawasan luas. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis