Rapat Strategis Penguatan Kepenyuluhan dan Penyusunan Buku Saku Keagamaan KUA Binawidya
21 Apr 2026 | 16 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Pekanbaru (Humas) Kepala KUA Binawidya bersama para penyuluh agama menggelar rapat strategis pada Senin siang, 20 April 2026, dalam rangka penguatan program kepenyuluhan serta perencanaan penyusunan buku saku keagamaan. Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan soliditas tim, serta memastikan program pembinaan keagamaan berjalan terarah dan berkelanjutan di wilayah kerja Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.
Dalam arahannya, Kepala KUA Binawidya menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penyuluh harus dilaksanakan secara optimal, terukur, dan berdampak nyata bagi peningkatan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Salah satu fokus utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah program pembinaan remaja usia sekolah. Penyuluh agama diharapkan secara aktif melakukan pembinaan keagamaan minimal di empat sekolah dalam satu tahun, sebagai upaya preventif dalam membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki ketahanan moral di tengah tantangan zaman.
Selain membahas program kepenyuluhan, rapat juga menyoroti rencana strategis penyusunan Buku Saku Keagamaan KUA Binawidya. Buku saku ini dirancang sebagai sumber informasi praktis dan referensi data keagamaan yang valid dan terintegrasi di wilayah kerja KUA Binawidya dan Tuah Madani. Adapun isi buku saku tersebut meliputi data rumah ibadah, pesantren, madrasah, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), serta berbagai data keagamaan lainnya yang relevan dan dibutuhkan masyarakat maupun pemangku kepentingan.
Dalam rapat tersebut ditetapkan bahwa Dr. Nurhadi dipercaya sebagai ketua tim penyusunan buku saku keagamaan. Tim ini diharapkan dapat bekerja secara sistematis dan kolaboratif dalam mengumpulkan, memverifikasi, serta menyusun data secara akurat sehingga menghasilkan buku yang berkualitas dan mudah digunakan.
Kepala KUA Binawidya menyampaikan harapannya agar penyusunan buku saku keagamaan ini dapat diselesaikan pada tahun 2026. Kehadiran buku ini nantinya diharapkan menjadi instrumen penting dalam mendukung pelayanan publik, memudahkan akses informasi keagamaan, serta membantu berbagai pihak dalam memperoleh data yang valid, tertata, dan terpercaya mengenai potensi serta sarana keagamaan di wilayah Binawidya dan Tuah Madani.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, KUA Binawidya optimistis seluruh program kepenyuluhan dan penyusunan buku saku keagamaan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi umat.YOY
Tags: