Perkuat Karakter Generasi Muda, KUA Bathin Solapan dan SMAN 3 Mandau Matangkan Persiapan Program BRUS
21 Apr 2026 | 11 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Bengkalis (Humas) Sebagai langkah preventif dalam membekali generasi muda menghadapi tantangan zaman, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bathin Solapan, H. Surianto, S.HI, melakukan kunjungan koordinasi ke SMA Negeri 3 Mandau pada Selasa (21/04/2026). Kedatangan beliau disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Mandau, Agusman, M.Pd, guna membahas rencana pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).
Pertemuan yang berlangsung khidmat di ruang kerja Kepala Sekolah tersebut fokus pada penyelarasan teknis pelaksanaan, muatan materi, hingga penentuan jadwal agar tidak berbenturan dengan agenda akademik siswa.
H. Surianto menjelaskan bahwa BRUS bukan sekadar program rutin, melainkan instrumen penting untuk membentuk fondasi karakter siswa.
"Program BRUS adalah ikhtiar kami di KUA untuk memberikan edukasi komprehensif kepada remaja. Kita ingin mereka memiliki bekal agama yang kuat, karakter yang kokoh, serta pemahaman yang tepat mengenai kesiapan berkeluarga di masa depan agar terhindar dari pernikahan dini yang tidak terencana," ujar H. Surianto.
Pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Agusman, M.Pd, menilai kolaborasi lintas instansi seperti ini sangat dibutuhkan untuk membentengi moral siswa di tengah arus informasi yang kian deras.
"Kami sangat menyambut baik dan siap memberikan dukungan penuh. Bagi kami, pembinaan karakter dan penguatan nilai moral adalah tanggung jawab bersama. Sinergi dengan KUA Bathin Solapan ini adalah langkah nyata untuk memberikan manfaat terbaik bagi anak didik kami," ungkap Agusman.
Kegiatan BRUS ini rencananya akan menyasar siswa-siswi SMAN 3 Mandau sebagai peserta utama dalam waktu dekat. Adapun poin-poin utama yang akan menjadi fokus dalam kegiatan tersebut meliputi Penguatan Literasi Agama: Memperdalam pemahaman keagamaan yang moderat. Pembentukan Karakter: Menanamkan nilai integritas dan etika pergaulan. Edukasi Pranikah: Memberikan wawasan mengenai risiko pernikahan dini dan pentingnya kematangan psikologis.
Dengan adanya koordinasi ini, kedua belah pihak berharap program BRUS tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi program berkelanjutan yang mampu mencetak generasi emas yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Tags: