Ramadhan Berlalu, Amal Terus Mengalir: Khutbah Jum’at Penuh Makna dari Ka. KUA Bosar Maligas
Daerah

Ramadhan Berlalu, Amal Terus Mengalir: Khutbah Jum’at Penuh Makna dari Ka. KUA Bosar Maligas

  27 Mar 2026 |   7 |   Penulis : Humas Cabang APRI Simalungun |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bosar Maligas(Humas), Jumat 27 Maret 2026 — Suasana penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan Shalat Jum’at di Masjid Jami’ Pasar Baru. Pada kesempatan tersebut, Kepala KUA Bosar Maligas, Bapak Andika Mulia, S.Pd., M.Si, menyampaikan khutbah yang sarat makna dengan mengangkat tema memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menjaga istiqomah pasca Ramadhan.

Dalam khutbahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk tidak menjadikan berakhirnya bulan suci Ramadhan sebagai akhir dari semangat beribadah. Justru, Ramadhan harus menjadi titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan bertakwa. “Ramadhan telah mendidik kita untuk menjadi hamba yang sabar, ikhlas, dan dekat dengan Allah. Maka, setelah Ramadhan berlalu, jangan sampai semangat itu ikut pudar,” pesannya di hadapan jamaah.

Beliau juga menekankan pentingnya saling memaafkan sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah. Menurutnya, hati yang bersih dari dendam dan kebencian akan membawa ketenangan hidup serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Momentum pasca Ramadhan dinilai sangat tepat untuk membuka lembaran baru dengan saling memaafkan, baik dalam lingkungan keluarga maupun sosial.

Selain itu, silaturahmi menjadi poin penting dalam khutbah tersebut. Jamaah diajak untuk terus menjaga hubungan baik antar sesama, karena silaturahmi tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi sebab dilapangkannya rezeki dan dipanjangkannya umur. “Jangan putuskan tali silaturahmi hanya karena hal-hal sepele. Justru dengan silaturahmi, kita memperkuat persatuan dan keharmonisan umat,” tambahnya.

Di akhir khutbah, beliau mengingatkan pentingnya istiqomah dalam menjalankan amal ibadah. Amal yang dicintai oleh Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun sedikit. Oleh karena itu, kebiasaan baik selama Ramadhan seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah harus tetap dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

Khutbah Jum’at ini mendapat perhatian penuh dari jamaah yang hadir. Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan mampu menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk terus menjaga kualitas keimanan dan amal ibadah, sehingga nilai-nilai Ramadhan tetap hidup dalam keseharian umat Islam.(AM)

Bagikan Artikel Ini

Infografis