Pupuk Karakter Religius dan Peduli Alam, KUA Sumbul Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah
Daerah

Pupuk Karakter Religius dan Peduli Alam, KUA Sumbul Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

  28 Jan 2026 |   14 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sumbul, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumbul kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda. Melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), KUA Sumbul menyambangi siswa-siswi setempat untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial, sehingga mampu mewujudkan kehidupan yang bermakna buat lingkungan dan masyarakat, Rabu (28/01). ​Tahun ini, kegiatan mengusung tema yang sangat relevan dengan keseharian remaja: "Membiasakan Shalawat dan Menjaga Kebersihan Lingkungan sebagai Wujud Iman."

Kegiatan dibuka oleh Guru PAI SMK Ris Maduma Sumbul, serta memberikan kesempatan kepada Perwakilan KUA untuk mengisi kegiatan di SMK Ris Maduma Sumbul, yang mana setiap Rabu pagi berkegiatan Untuk beragama Muslim Muhadaroh, sedangkan beragama kristen Kebaktian, disini terlihat keberagaman saling toleransi antar ummat beragama, sehingga terwujud kekeluargaan walaupun berbeda-beda tapi dibawah bendera merah putih kita adalah saudara, sebagaimana para pejuang kita berjuang gigih untuk mempersatukan NKRI dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

​Dalam sesi pertama, Liyani Azizah Lingga, S. Sos., menekankan pentingnya menjaga koneksi spiritual di tengah gempuran arus informasi digital. Mengamalkan shalawat bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana bagi remaja untuk: Menenangkan pikiran dan mengelola stres sekolah.
  1. Meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam bergaul. ​Membangun karakter yang santun dan rendah hati. Jadikan shalawat penghias bibir kita, disetiap helaan nafas mari kita biasakan berucap shalawat, baik ketika sendiri, berjama'ah, sehat, sakit, lapang maupun sempit, semoga dengan merutinkan shalawat kepada Nabi, Allah Mudahkan urusan kita dan diberi solusi setiap peraolan, yang terpenting adalah bukti cinta dan tulus kita kepada Nabi.

Halimatus sa'diah S.Pd​. menyoroti aksi nyata terhadap lingkungan. Para siswa diajak memahami bahwa kebersihan adalah bagian tak terpisahkan dari iman. "Islam itu bersih, maka jadilah pemuda yang bersih. Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah adalah bentuk sedekah paling sederhana yang bisa dilakukan setiap hari," ujar Halimatus sa'diah. 

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini ditutup dengan sesi diskusi dan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bentuk praktik langsung dari materi yang disampaikan. (AT)

Bagikan Artikel Ini

Infografis