Daerah

Plt. Kepala KUA Sipatana Hadiri Zikir Bersama Penyandang Disabilitas dan Lansia Sambut Tahun Baru 2026
31 Dec 2025 | 513 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
Gorontalo, 31 Desember 2025 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 Masehi, Yayasan Putra Mandiri Gorontalo menggelar kegiatan Zikir Bersama yang melibatkan penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta masyarakat sekitar. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mendapat dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo dan PC Muslimat NU Kota Gorontalo.
Acara tersebut dihadiri oleh Marton Abdurrahman, Plt. Kepala KUA Kecamatan Sipatana, serta Hj. Misnawaty S. Nuna, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo. Sekitar 130 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memanjatkan doa untuk kedamaian dan keberkahan di tahun yang akan datang.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Yayasan Putra Mandiri Gorontalo, Hi. Raden Sahi, yang menekankan pentingnya kepedulian sosial dan kebersamaan, khususnya terhadap penyandang disabilitas dan lansia. Ia berharap zikir bersama ini dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah serta menumbuhkan semangat baru dalam menyongsong tahun 2026.
“Semoga zikir bersama ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi penyemangat untuk menjalani tahun baru dengan penuh harapan,” ungkapnya.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Hj. Misnawaty S. Nuna, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan lintas usia dan kondisi.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan. Semoga tahun baru membawa kebaikan dan kemajuan bagi kita semua,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Putra Mandiri Gorontalo menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada Hj. Misnawaty S. Nuna, MH, yang dianugerahi gelar “Ibu Para Difabel” atas dedikasi dan komitmennya dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan penyandang disabilitas di Kota Gorontalo.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Wahyuna Paudi, perwakilan majelis taklim, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kemajuan Kota Gorontalo di tahun 2026.
Kegiatan Zikir Bersama ini menjadi simbol nyata kepedulian sosial dan semangat inklusivitas yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Diharapkan, nilai-nilai kebersamaan dan keberkahan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat Gorontalo menyambut Tahun Baru 2026 Masehi dengan penuh harapan, semangat persaudaraan, dan optimisme akan masa depan yang lebih baik.