Plt. Ka KUA Pangaribuan : Perayaan Isra’ Mi’raj se-Kecamatan Pangaribuan Momentum Sinergitas Umat Islam
Daerah

Plt. Ka KUA Pangaribuan : Perayaan Isra’ Mi’raj se-Kecamatan Pangaribuan Momentum Sinergitas Umat Islam

  17 Feb 2026 |   20 |   Penulis : Humas Cabang APRI Tapanuli Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Pangaribuan, (Humas). Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti wilayah Kecamatan Pangaribuan, Tapanuli Utara, pada Senin (16/02). Puluhan jamaah dari berbagai pelosok desa berkumpul untuk memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang dilaksanakan secara kolektif ini menjadi simbol kuatnya persatuan umat Islam di wilayah tersebut dalam menjaga nilai-nilai spiritualitas.

Acara besar ini terlaksana berkat inisiasi dan kerja sama yang solid antara Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Pangaribuan, Ketua Majelis Taklim (MT) se-Kecamatan Pangaribuan, serta jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Pangaribuan. Kolaborasi antar-lembaga keagamaan ini menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi dalam mensyiarkan ajaran Islam di tengah masyarakat Tapanuli Utara.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala KUA Pangaribuan, Zainal Arifin, S.H.I, dalam sambutannya menyatakan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa syiar keagamaan seperti perayaan Isra’ Mi’raj merupakan bagian dari komitmen nyata umat Islam di Pangaribuan untuk terus menghidupkan nilai-nilai ibadah. Menurutnya, momentum ini harus dijadikan landasan untuk memperkokoh jati diri muslim yang taat.

Lebih lanjut, Zainal Arifin menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai wadah pembinaan umat yang berkelanjutan. "Selain itu, pertemuan ini berfungsi sebagai sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemerintah. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan harmoni dan kondusivitas di wilayah Kecamatan Pangaribuan," ucapnya. 

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantukan dengan sangat syahdu, menambah kekhusyukan para hadirin yang memenuhi lokasi acara. Getaran ayat-ayat suci tersebut seolah memberikan ketenangan batin bagi setiap jamaah yang hadir. Hal ini merupakan bagian dari upaya mengajak umat untuk kembali mencintai dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Puncak acara diisi dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Kasi Bimas Islam Kankemenag Taput, M. Nazar Luthfi Tambunan, S.Pd.I. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas hikmah di balik perjalanan Isra’ Mi’raj, terutama mengenai perintah salat lima waktu sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Sang Pencipta. Pesan-pesan yang disampaikan dirasa sangat relevan dengan tantangan moral di era modern.

Selain sebagai peringatan sejarah nabi, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk kesiapan spiritual masyarakat dalam menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Dengan hati yang bersih dan semangat baru dari hikmah Isra’ Mi’raj, para jamaah diajak untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin guna menjalankan ibadah puasa dengan penuh kualitas dan ketakwaan.

Turut hadir memberikan dukungan dalam kegiatan ini, Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Dr. Abdul Rahman Munir Aritonang, M.AP., beserta para Kepala KUA Kecamatan tetangga. Kehadiran para pejabat Kemenag ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pembangunan mental dan agama di wilayah pelosok. Kehadiran mereka juga memberikan motivasi tersendiri bagi pengurus BKM dan Majelis Taklim setempat.

Antusiasme jamaah terlihat jelas dari kehadiran warga yang datang dari berbagai desa, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga kalangan ibu-ibu pengajian. Meskipun berasal dari latar belakang desa yang berbeda, seluruh jamaah tampak menyatu dalam zikir dan doa. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan mampu menjadi perekat sosial yang sangat efektif di tengah keberagaman.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh narasumber, memohon keberkahan dan perlindungan bagi seluruh masyarakat Pangaribuan. Setelah doa selesai, suasana hangat kembali terasa saat para jamaah saling bertegur sapa dan bersalam-salaman sebelum meninggalkan lokasi. Harapannya, semangat Isra’ Mi’raj ini terus membekas dan membawa perubahan positif bagi kemajuan umat di masa mendatang. (MHS/ZA)

Bagikan Artikel Ini

Infografis