Daerah
Perluas Cakrawala Syiar, KUA Sidikalang Utus Dewan Hakim MTQ ke-59 Kota Medan 2026
14 Apr 2026 | 28 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang terus menunjukkan komitmen nyata dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan event keagamaan, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga merambah ke kancah regional. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan aktif salah satu personil terbaiknya, H. Tamrin Butar-Butar, S.Ag, yang merupakan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Sidikalang, dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-59 Tingkat Kota Medan tahun 2026, Senin (13/04).
Kehadiran H. Tamrin Butar-Butar dalam ajang bergengsi tersebut membawa misi penting sebagai bagian dari unsur Panitia, khususnya pada kelompok Dewan Hakim Panitera. Fokus tugas beliau terkonsentrasi pada cabang Qiraat Al-Qur’an, sebuah cabang yang menuntut ketelitian tinggi dan pemahaman mendalam terhadap riwayat serta dialek bacaan Al-Qur'an. Keterlibatan ini menjadi bukti bahwa kompetensi SDM dari KUA Sidikalang diakui secara luas dan mampu bersinergi dalam skala kota besar seperti Medan.
Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM, menyatakan bahwa partisipasi ini bukan sekadar tugas seremonial, melainkan langkah strategis institusi untuk menyerap ilmu dan pengalaman manajerial dalam pengelolaan kompetisi religi. Dengan terjun langsung sebagai panitera dewan hakim, diharapkan ada transfer pengetahuan mengenai standarisasi penilaian yang nantinya dapat diadaptasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi Tilawatil Quran di tingkat kecamatan maupun kabupaten di Dairi.
Pelaksanaan MTQ ke-59 Kota Medan tahun 2026 ini sendiri merupakan agenda besar yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai penjuru kecamatan. Sebagai ajang yang sudah memasuki tahun ke-59, tuntutan akan objektivitas dan profesionalisme dewan hakim serta panitera menjadi harga mati. Di sinilah peran H. Tamrin Butar-Butar diuji untuk memastikan setiap rekapan nilai dan administrasi penjurian pada cabang Qiraat berjalan tanpa cela.
Cabang Qiraat Al-Qur’an sendiri dikenal memiliki tingkat kesulitan yang cukup spesifik dibandingkan cabang lainnya. Sebagai panitera, H. Tamrin bertugas mengawal jalannya persidangan penilaian, mencatat poin-poin krusial dari para dewan hakim, hingga memastikan hasil akhir mencerminkan kualitas terbaik dari para qari dan qariah. Profesionalisme ini menjadi cerminan dari dedikasi PAI KUA Sidikalang dalam menjaga muruah kompetisi Al-Qur'an.
Selain membawa dampak positif bagi pengembangan diri personal, keterlibatan ini juga memperkuat jejaring komunikasi antar-lembaga keagamaan di Sumatera Utara. KUA Sidikalang melalui H. Tamrin dapat berbagi perspektif mengenai dinamika dakwah dan pengembangan seni baca Al-Qur'an dengan para praktisi dari Kota Medan. Kolaborasi lintas daerah seperti ini diyakini mampu mempercepat pemerataan kualitas pembinaan keagamaan di seluruh wilayah.
Dampak jangka panjang dari partisipasi ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Sidikalang. Pengalaman berharga dari "panggung besar" di Medan akan dibawa pulang untuk memotivasi para santri dan pembina Al-Qur'an di tingkat lokal agar memiliki standar kualitas yang kompetitif. KUA Sidikalang ingin memastikan bahwa pembinaan keagamaan di wilayahnya selalu bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman namun tetap kokoh pada pakem syariat.
Menutup rangkaian tugasnya, H. Tamrin Butar-Butar berharap kontribusinya sebagai panitera dewan hakim dapat membantu suksesnya MTQ ke-59 Kota Medan 2026 yang akan berlangsung hingga 19 April mendatang. Semangat kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa KUA Sidikalang tidak hanya berfungsi sebagai unit pelayanan administrasi, tetapi juga sebagai pusat keunggulan SDM yang siap berkontribusi bagi kemajuan syiar Islam di mana pun mereka ditempatkan. (MHS/TAM)