Perkuat Sinergi, KUA Siantar Marihat Matangkan Program Ramadan dan Layanan Nikah
Daerah

Perkuat Sinergi, KUA Siantar Marihat Matangkan Program Ramadan dan Layanan Nikah

  30 Jan 2026 |   59 |   Penulis : Humas Cabang APRI Kota Pematang Siantar |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Pematangsiantar, (Humas). Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siantar Marihat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal guna memantapkan kesiapan program kerja. Pertemuan penting ini dilangsungkan di Aula Balai Nikah KUA Siantar Marihat pada Kamis (29/01), dengan agenda utama sinkronisasi program keagamaan dan evaluasi pelayanan administrasi nikah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siantar Marihat, Muhammad Zuhri Pulungan, S.Ag, dan dihadiri oleh seluruh elemen kekuatan kantor, mulai dari Penghulu, Penyuluh Agama Islam fungsional maupun non-PNS, hingga jajaran staf administrasi. Kehadiran seluruh personel ini menunjukkan komitmen kolektif dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat di wilayah Siantar Marihat.

Dalam arahannya, Kepala KUA menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan momentum bagi KUA untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program syiar. Pemantapan program Ramadan tahun ini mencakup jadwal safari Ramadan, bimbingan keagamaan intensif, hingga optimalisasi peran masjid-masjid di bawah binaan KUA Siantar Marihat.

Selain fokus pada bulan puasa, rapat koordinasi ini juga menjadi wadah krusial untuk membedah berbagai permasalahan pernikahan yang kerap muncul di lapangan. Masalah kelengkapan dokumen, prosedur dispensasi nikah, hingga tantangan teknis dalam pendaftaran nikah secara online menjadi poin evaluasi agar tidak ada hambatan bagi calon pengantin dalam mendapatkan hak administratifnya.

Peran Penghulu dalam rapat ini menjadi sorotan utama, terutama terkait profesionalisme dalam menjalankan tugas kedinasan di luar kantor. Kepala KUA mengingatkan agar koordinasi antara Penghulu dan staf administrasi harus berjalan linier guna menghindari kesalahan data pada buku nikah yang dapat merugikan masyarakat di kemudian hari.



Di sisi lain, jajaran Penyuluh Agama diarahkan untuk menjadi "ujung tombak" dalam memberikan edukasi pranikah dan bimbingan keluarga sakinah selama bulan Ramadan. Penyuluh diharapkan mampu meredam potensi konflik pernikahan di masyarakat melalui pendekatan konseling yang lebih humanis dan berbasis kearifan lokal.

Suasana rapat di Aula Balai Nikah berlangsung dinamis dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Seluruh staf memberikan masukan terkait efisiensi layanan loket, sehingga meskipun dalam kondisi berpuasa nantinya, kualitas pelayanan publik di KUA Siantar Marihat dipastikan tetap berjalan optimal dan tetap ramah.

Sebagai penutup, Kepala KUA Siantar Marihat mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran yang terus menjaga integritas lembaga. Rakor ini diharapkan menjadi titik awal yang solid untuk menyukseskan agenda Ramadan sekaligus memastikan setiap problematika pernikahan di masyarakat dapat terselesaikan dengan solusi yang tepat dan sesuai regulasi yang berlaku. (MZP/MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis