Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan, KUA Pinggir Ikuti Bimtek EWS SI-RUKUN Kemenag RI
Daerah

Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan, KUA Pinggir Ikuti Bimtek EWS SI-RUKUN Kemenag RI

  14 Jul 2026 |   8 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinggir mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Early Warning System (EWS) SI-RUKUN. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag RI bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Provinsi Riau ini diikuti secara daring via Zoom Meeting pada Selasa (14/7/2026).

Keikutsertaan KUA Pinggir merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Kanwil Kemenag Riau Nomor B-163/Kw.04.1/BA.02/07/2026. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas seluruh ekosistem Kementerian Agama dalam melakukan deteksi dini, pemetaan, pelaporan, dan penanganan awal terhadap potensi konflik keagamaan secara cepat, akurat, dan terintegrasi melalui aplikasi Sistem Informasi Indonesia Rukun (SI-RUKUN).

Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala PKUB Kemenag RI, M. Adib Abdushomad, M.Ag., M.Ed., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kerukunan umat beragama adalah fondasi utama persatuan bangsa yang harus dikawal dengan sistem yang responsif.

"EWS SI-RUKUN bukan sekadar aplikasi, tetapi instrumen strategis yang membantu seluruh jajaran Kementerian Agama membangun budaya deteksi dini, respons cepat, dan penguatan kerukunan umat beragama secara berkelanjutan," tegas M. Adib Abdushomad.

Senada dengan hal itu, Kepala Kanwil Kemenag Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd., menginstruksikan seluruh satuan kerja di Riau untuk mengoptimalkan aplikasi ini sebagai bagian dari transformasi digital Kemenag. Keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada pasokan data lapangan yang akurat, responsif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Materi inti mengenai teknis penggunaan aplikasi dibedah oleh Kepala Bidang Harmonisasi Umat Beragama PKUB Kemenag RI, Dr. Adimin Diens, S.Ag., M.Pd. Ia memaparkan keunggulan EWS SI-RUKUN yang memungkinkan pelaporan kondisi sosial keagamaan berjalan secara real-time dan terukur dari seluruh pelosok Indonesia.

Kepala KUA Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H., menyambut baik dan siap mengimplementasikan sistem peringatan dini ini di wilayah kerjanya. Menurutnya, penguasaan aplikasi SI-RUKUN membuat KUA melangkah lebih adaptif.

"KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama harus mampu hadir tidak hanya untuk memberikan pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan umat melalui deteksi dini yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Implementasi EWS SI-RUKUN menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan yang adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat," ungkap R. Hadi Peratama Jaya.

Melalui kompetensi baru ini, KUA Pinggir semakin memperkokoh perannya sebagai benteng kerukunan di tingkat akar rumput, siap mengantisipasi riak sosial keagamaan demi terwujudnya masyarakat Pinggir yang harmonis, rukun, dan damai.


Bagikan Artikel Ini

Infografis