Pererat Tali Persaudaraan, BKM se-Kecamatan Laubaleng Gelar Silaturahmi di Kantor KUA
Daerah

Pererat Tali Persaudaraan, BKM se-Kecamatan Laubaleng Gelar Silaturahmi di Kantor KUA

  15 May 2026 |   9 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Lau Baleng, (Humas). Dalam rangka memperkuat sinergi dan mempererat tali persaudaraan antar-pengurus syiar Islam, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) se-Kecamatan Laubaleng menggelar acara silaturahmi bersama pada Rabu (13/05). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan ini dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Laubaleng. Pertemuan ini dihadiri oleh puluhan perwakilan pengurus BKM, tokoh agama, serta jajaran pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) tingkat kecamatan yang berkomitmen untuk menyelaraskan program kemaslahatan umat.

Kepala KUA Laubaleng, Sukariadi Ginting, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiasi dan kehadiran seluruh pengurus BKM. Beliau menekankan pentingnya peran masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan ekonomi serta sosial masyarakat. Sinergi antara KUA dan BKM diharapkan dapat membentengi umat dari berbagai tantangan zaman serta mengoptimalkan manajemen pengelolaan masjid yang transparan dan akuntabel.

"Masjid adalah benteng umat. Melalui forum silaturahmi ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh BKM di Kecamatan Laubaleng memiliki visi yang sama dalam memakmurkan masjid dan melayani jamaah. KUA akan selalu siap mendampingi, baik dalam hal administrasi keagamaan maupun pembinaan program-program umat agar berjalan lebih terarah," ujar Sukariadi Ginting.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Laubaleng, Siswanta Ginting, menyambut baik momentum berkumpulnya para pejuang masjid ini. Beliau mengingatkan bahwa tantangan memakmurkan masjid saat ini membutuhkan kreativitas dan kepedulian sosial yang nyata dari para pengurus. Pertemuan berkala seperti ini dinilai sangat strategis untuk saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan menyusun agenda bersama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput.



"Silaturahmi ini bukan sekadar berkumpul, tetapi menjadi wadah konsolidasi ide. Pengurus BKM harus peka terhadap kondisi sosial di sekitar masjidnya. Kami di DMI Kecamatan Laubaleng terus mendorong agar masjid-masjid kita melahirkan program yang tidak hanya makmur di dalam (ibadah), tetapi juga membawa kemakmuran dan manfaat nyata bagi lingkungan di luar masjid," ungkap Siswanta Ginting.

Sebagai bentuk aksi nyata dari visi sosial tersebut, pertemuan ini juga menghasilkan sebuah rancangan program strategis ke depan. BKM se-Kecamatan Laubaleng bersama DMI dan KUA sepakat untuk merencanakan agenda sosial kemasyarakatan berupa kegiatan khitan massal gratis yang akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Laubaleng dalam waktu dekat.

Program ini dirancang untuk membantu keluarga kurang mampu sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keberadaan institusi masjid dan lembaga keagamaan hadir sebagai solusi di tengah-tengah masyarakat. (HIJ)

Bagikan Artikel Ini

Infografis