Daerah
Narasumber Kajian Ramadan Kemenag Sergai, Ka KUA Silinda: Empat Keuntungan Selama Berpuasa
08 Mar 2026 | 8 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sei Rampah, (Humas). Suasana penuh khidmat mewarnai kegiatan Kajian Ramadhan yang dilaksanakan oleh jajaran pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serdang Bedagai Pada Kamis (05/03) di Aula Kemenag Sergai. Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kemenag Sergai H. Azrul Aswan Sirait, Ka. Subbag TU H. Yusuf Barus.
Kegiatan diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari PNS dan PPPK ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus memperdalam pemahaman keagamaan selama bulan suci Ramadhan. Kajian tersebut diisi dengan tausyiah yang mengangkat tema “Empat Keuntungan Yang Diperoleh Selama Berpuasa”.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Silinda Edi Syahputera Siregar, S.Ag bertindak Sebagai Penceramah menyampaikan bahwa ibadah puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengandung banyak hikmah dan manfaat bagi kehidupan manusia, baik secara spiritual maupun sosial. Ia menegaskan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi merupakan sarana pendidikan bagi hati dan jiwa. Ada empat keuntungan besar yang dapat diperoleh oleh seorang muslim selama menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan,” tutur Edi dalam penyampaian kajian tersebut.
Lebih lanjut Beliau menjelaskan bahwa keuntungan pertama adalah meningkatnya ketakwaan kepada Allah SWT, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an bahwa puasa diwajibkan agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa. Keuntungan kedua adalah melatih kesabaran dan pengendalian diri dari berbagai hawa nafsu yang dapat merusak akhlak dan perilaku seseorang.
“Keuntungan ketiga dari puasa adalah tumbuhnya rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang hidup dalam keterbatasan. Dengan merasakan lapar dan dahaga, kita belajar memahami penderitaan orang lain,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keuntungan keempat adalah terbentuknya pribadi yang lebih disiplin dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. “Puasa mengajarkan kita untuk menghargai setiap nikmat yang Allah berikan serta melatih kedisiplinan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Kegiatan kajian Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan rohani bagi seluruh pegawai Kementerian Agama agar tetap menjaga semangat ibadah dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini pula diharapkan nilai-nilai Ramadhan dapat tercermin dalam sikap dan pelayanan para ASN, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja maupun masyarakat luas. (RIH)