Kuliah Subuh Menteri Agama di Masjid Negara IKN, PW APRI Kaltim Membersamai Kemenag Kaltim Perkuat Pesan Toleransi
21 Feb 2026 | 81 | Penulis : Biro Humas APRI Kalimantan Timur | Publisher : Biro Humas APRI Kalimantan Timur
Ibu Kota Nusantara – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, pada Sabtu, 21 Februari 2026, memberikan tausyiah dalam Kuliah Subuh yang digelar di Masjid Negara IKN. Kegiatan ini dihadiri jamaah dari berbagai kalangan serta jajaran Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Kaltim.
Dalam tausiyahnya, Menteri Agama menegaskan bahwa Masjid Negara IKN harus menjadi mercusuar peradaban Islam yang damai, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Ia menekankan bahwa masjid di pusat pemerintahan baru Indonesia ini diharapkan menjadi contoh bagaimana agama hadir sebagai perekat persatuan bangsa.
(Photo by Instagram @otorita_ikn)
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan spiritual dan karakter masyarakat. Menurutnya, kemajuan sejati bangsa tercermin dari terciptanya kehidupan beragama yang rukun, saling menghormati, dan berkeadaban.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama juga mengulas secara mendalam hakikat bacaan Bismillahirrahmanirrahim sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas kehidupan seorang Muslim. Ia menjelaskan bahwa “Bismillah” bukan sekadar lafaz pembuka, melainkan pengakuan bahwa seluruh langkah manusia harus disandarkan pada kasih sayang dan kehendak Allah, sehingga setiap perbuatan diarahkan untuk membawa kebaikan, kedamaian, dan kemaslahatan bagi sesama.
PW APRI Kaltim turut membersamai kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan moderasi beragama yang terus digaungkan Kementerian Agama. Kehadiran para penghulu dipandang strategis karena berperan langsung dalam pembinaan umat, khususnya dalam kehidupan keluarga dan sosial kemasyarakatan.
Ketua PW APRI Kaltim H. Hairillah menyampaikan apresiasi atas pesan kebangsaan yang disampaikan Menteri Agama dan menilai Kuliah Subuh ini menjadi penguat komitmen bersama dalam merawat kerukunan umat. Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kaltim Drs. H. Abdul Khaliq bersama Kabid Bimas Islam H. Rudi Kartono menegaskan bahwa Masjid Negara IKN akan terus dihidupkan sebagai pusat pembinaan umat dan simbol harmoni kehidupan beragama di Ibu Kota Nusantara.
Penulis: Muhammad Ilham