Daerah
KUA Sumbul Kembali Hadir di SMK RIS Maduma, Dalami Makna Iman Kepada Allah
09 Nov 2025 | 64 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sumbul, (Humas), Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumbul untuk membina mental spiritual generasi muda di SMK Swasta Ris Maduma tak pernah surut. Untuk kesekian kalinya, Staff KUA dari KUA Sumbul kembali mengunjungi sekolah tersebut melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Rabu, (05/11).
Dalam sesi BRUS terbaru ini, materi yang disampaikan berfokus pada rukun iman pertama, yaitu Iman kepada Allah SWT. Pemilihan tema ini bertujuan untuk memperkuat landasan akidah siswa di tengah arus informasi global yang dapat mengikis keyakinan.
"Iman kepada Allah bukan sekadar percaya, tetapi melibatkan pengenalan (ma'rifatullah), mencintai (Mahabbatullah) dan Pengharapan (Roja') yang mendalam terhadap sifat-sifat-Nya, nama-nama-Nya, dan perbuatan-Nya. Ini adalah pondasi utama yang menentukan seluruh perilaku dan etika seorang muslim," jelas Asral Tanjung salah satu Staf KUA.
Tiga Pilar Iman kepada Allah: Pembahasan mengenai pengakuan terhadap Uluhiyah (Ketuhanan), Rububiyah (Penciptaan dan Pengaturan), dan Asma wa Sifat (Nama dan Sifat) Allah SWT.
Bagaimana makna iman kepada Allah harus tercermin dalam ketakwaan, kejujuran, dan tanggung jawab siswa sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Penekanan pada konsep Tauhid (Keesaan Allah) sebagai inti dari akidah Islam dan cara membentengi diri dari praktik syirik
Kepala Sekolah SMK Swasta Ris Maduma Sumbul, Besli Munte, S. Pd, menyambut baik kehadiran KUA yang berkelanjutan. Beliau menyatakan bahwa bimbingan akidah yang rutin ini sangat membantu menciptakan iklim sekolah yang religius dan berkarakter.
Ka.KUA Kecamatan Sumbul, Irwan Lamhot Nadeak S. Ag, M.H, berharap, dengan adanya program yang konsisten dan berulang di SMK Ris Maduma Sumbul, pemahaman siswa terhadap makna Iman kepada Allah menjadi lebih mendalam, tidak hanya sekadar hafalan, tetapi terinternalisasi menjadi kekuatan moral yang menuntun mereka menjadi pribadi yang saleh dan bermanfaat bagi masyarakat.
semoga dengan Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini dapat menekan angka kriminalitas siswa, mengarahkan siswa kearah yang positif seperti berinovasi dengan membuat content kreatif, ibadah sosial, kebersihan Mushalla, serta berperan aktif syiar Islam di daerah mereka masing-masing dengan menghidupkan masjid sebagai Muazzin. (MHS/AT)