KUA Simangumban Safari Ramadan Tahap II di Desa Dolok Sanggul
Daerah

KUA Simangumban Safari Ramadan Tahap II di Desa Dolok Sanggul

  05 Mar 2026 |   14 |   Penulis : Humas Cabang APRI Tapanuli Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Simangumban, (Humas). Dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan semangat ibadah di bulan suci Ramadhan, kegiatan Safari Ramadhan Tahap II dilaksanakan di Desa Dolok Sanggul, salah satu desa terpencil yang berada di Kecamatan Simangumban. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat setempat.

Safari Ramadhan kali ini diisi langsung oleh tim dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simangumban, yang hadir untuk memberikan pembinaan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat desa.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sholat Isya dan Tarawih berjama'ah  di masjid desa. Setelah itu, masyarakat mendapatkan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh penghulu KUA Simangumban yang mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, pihak KUA Simangumban menekankan pentingnya memakmurkan masjid, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

Masyarakat Desa Dolok Sanggul merasa bersyukur atas kehadiran rombongan Safari Ramadhan dari KUA Simangumban, karena kegiatan ini memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, tim Safari Ramadhan dari KUA Simangumban juga menyerahkan bingkisan kepada pengurus Masjid dan masyarakat setempat sebagai b entuk kepedulian dan kebersamaan. meskipun hanya berupa bingkisan sederhana ala kadarnya, namun diharapkan dapat menjadi tanda silaturahmi serta menambah keberkahan di bulan suci Ramadhan.



Dengan adanya kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan hubungan antara KUA Simangumban dan masyarakat desa-desa terpencil semakin erat, serta mampu mendorong masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis