KUA Siabu dan Forkopincam Gelar Zikir Bersama, Mohon Perlindungan Allah dari Bencana Banjir
Daerah

KUA Siabu dan Forkopincam Gelar Zikir Bersama, Mohon Perlindungan Allah dari Bencana Banjir

  29 Nov 2025 |   504 |   Penulis : Humas Cabang APRI Mandailing Natal |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Siabu, (Humas). Jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siabu bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Siabu menggelar kegiatan zikir dan doa bersama yang penuh kekhusyukan. Acara ini dilaksanakan di Masjid Nurussadah, Desa Tanggabosi II, pada Jumat, (28/11), sebagai bentuk solidaritas spiritual atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Kepala KUA Siabu, Edi Agusman, S.H.I., M.A., beserta seluruh jajaran staf, Penghulu dan para Penyuluh Agama turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Kehadiran unsur Forkopincam, yang meliputi perwakilan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan, menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara lembaga keagamaan dan pimpinan daerah dalam menghadapi situasi kebencanaan.

Zikir dan doa bersama ini merupakan inisiatif moral untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT di tengah rentetan musibah banjir yang terjadi. Kegiatan ini diselenggarakan menyusul dampak parah yang ditimbulkan oleh bencana hidrometeorologi di beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Utara, termasuk Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan wilayah terdampak lainnya.

Fokus utama dari lantunan zikir dan doa tersebut adalah memanjatkan permohonan agar seluruh wilayah di Sumatera Utara, khususnya daerah yang dilanda banjir, senantiasa dilindungi dari marabahaya. Selain itu, doa khusus dipanjatkan bagi para korban bencana agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan berat ini.

Ka KUA Edi Agusman dalam sambutannya menekankan bahwa bencana tidak hanya membutuhkan penanganan logistik dan fisik, tetapi juga dukungan spiritual. "Kita sebagai umat beragama wajib memohon kepada-Nya. Kekuatan doa adalah energi terbesar yang dapat kita kirimkan untuk saudara-saudara kita yang sedang berjuang di tengah musibah," ungkapnya.

Para peserta, yang terdiri dari aparatur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat Desa Tanggabosi II, tampak larut dalam suasana khusyuk. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengambil hikmah dari setiap musibah yang terjadi. 


Pihak Forkopincam mengapresiasi inisiatif KUA Siabu yang mampu menggerakkan elemen pimpinan kecamatan dalam kegiatan keagamaan ini. Mereka menyatakan bahwa melalui zikir dan doa bersama, diharapkan muncul ketenangan batin dan semangat gotong royong yang semakin besar untuk membantu proses pemulihan pascabencana.

Dengan terlaksananya Zikir dan Doa Bersama ini, KUA Siabu dan Forkopincam memberikan pesan kuat kepada publik bahwa solidaritas dan kepedulian harus diwujudkan dalam berbagai dimensi, baik melalui bantuan materiil yang sudah disalurkan, maupun melalui dukungan spiritual yang diharapkan mendatangkan keberkahan dan percepatan pemulihan bagi seluruh daerah terdampak di Sumatera Utara. (MHS/EDI)

Bagikan Artikel Ini

Infografis