KUA Rimba Melintang Dampingi Prosesi Syahadat, Marito Caesilia Gultom Resmi Memeluk Islam
Daerah

KUA Rimba Melintang Dampingi Prosesi Syahadat, Marito Caesilia Gultom Resmi Memeluk Islam

  03 Jun 2026 |   9 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Rokan Hilir (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rimba Melintang kembali mencatat momen penuh makna dengan bertambahnya seorang mualaf baru. Seorang wanita bernama Marito Caesilia Gultom resmi memeluk agama Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan Kepala KUA Kecamatan Rimba Melintang pada Selasa (02/06/2026).

Prosesi pensyahadatan berlangsung khidmat di Kantor KUA Kecamatan Rimba Melintang dan disaksikan oleh keluarga, staf KUA, serta sejumlah tokoh agama. Dalam suasana haru dan penuh rasa syukur, Marito mengikrarkan dua kalimat syahadat sebagai tanda keislamannya dan kesediaannya untuk menjalani kehidupan sesuai tuntunan ajaran Islam.

Kepala KUA Kecamatan Rimba Melintang, H. Andri Ihsan Munthe menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya saudara baru dalam Islam. Menurutnya, keputusan seseorang untuk memeluk Islam merupakan pilihan yang lahir dari keyakinan dan perjalanan spiritual yang harus dihormati serta didukung oleh semua pihak.

"Kami menyambut dengan penuh rasa syukur kehadiran saudari Marito Caesilia Gultom sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keteguhan hati, serta keberkahan dalam menjalankan ajaran Islam di setiap langkah kehidupannya," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa KUA tidak hanya memfasilitasi prosesi pensyahadatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para mualaf agar dapat memahami Islam secara bertahap dan menyeluruh.

"Masuk Islam bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari proses belajar dan memperdalam pemahaman agama. Karena itu, KUA akan terus memberikan bimbingan keagamaan agar para mualaf dapat mengenal dasar-dasar akidah, ibadah, serta nilai-nilai Islam dengan baik," jelasnya.

Lebih lanjut, Kepala KUA berharap kehadiran keluarga dan lingkungan sekitar dapat menjadi sumber dukungan moral bagi mualaf dalam menjalani kehidupan barunya sebagai seorang muslimah.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan, pendampingan dan semangat persaudaraan kepada saudari Marito. Islam mengajarkan ukhuwah dan kasih sayang, sehingga setiap mualaf perlu merasakan bahwa ia memiliki keluarga besar yang siap membersamai dan menguatkannya," tambahnya.

Keluarga dan kerabat yang hadir dalam prosesi tersebut turut menyampaikan doa dan harapan agar Marito Caesilia Gultom senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, serta keistiqamahan dalam menjalankan syariat Islam.

Momentum pensyahadatan ini menjadi salah satu wujud nyata pelayanan keagamaan yang diberikan KUA kepada masyarakat. Selain sebagai sarana pembinaan umat, kegiatan tersebut juga mencerminkan nilai-nilai moderasi beragama yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap pilihan keyakinan setiap individu.

Kepala KUA menambahkan bahwa pihaknya akan terus membuka ruang konsultasi dan pembinaan bagi para mualaf maupun masyarakat yang membutuhkan layanan keagamaan.

"Kami berharap saudari Marito dapat menjalani kehidupan sebagai muslimah dengan penuh ketenangan dan keyakinan. Semoga keislaman yang dipilih hari ini menjadi jalan menuju kebaikan, kebahagiaan, dan keselamatan dunia serta akhirat," tutupnya. (UUS/Humas)


Bagikan Artikel Ini

Infografis