Bengkalis (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pasangan suami istri yang tangguh dan berkualitas. Pada Kamis (04/06/2026), lembaga tersebut secara resmi melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri (Bimwin) Angkatan XIII Tahun 2026, yang diikuti oleh 17 pasangan calon pengantin (catin) yang siap melangkah ke jenjang pernikahan.
Kegiatan pembinaan penting ini dibuka secara langsung oleh Rujito Susilo, yang bertindak mewakili Kepala KUA Kecamatan Mandau. Dalam sambutannya, Rujito Susilo menekankan bahwa program bimbingan ini bukan sekadar syarat administrasi semata, melainkan fondasi utama bagi setiap pasangan untuk membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan langgeng hingga akhir hayat.
"Pernikahan adalah ibadah seumur hidup dan perjalanan panjang yang memerlukan persiapan matang, bukan hanya dari segi materi, tetapi juga mental, pengetahuan, dan pemahaman. Melalui bimbingan ini, kami berharap seluruh peserta mendapatkan bekal nyata agar siap menghadapi dinamika berumah tangga ke depannya," tegas Rujito Susilo di hadapan para peserta.
Materi yang disajikan dalam kegiatan ini dirancang secara komprehensif dan menyentuh aspek-aspek krusial kehidupan berkeluarga, yang dibawakan oleh para pemateri yang berkompeten di bidangnya. Ada tiga materi pokok yang menjadi fokus utama dalam bimbingan kali ini.
Pertama, Nurleili Lubis memaparkan materi bertema Mengelola Keuangan Keluarga. Materi ini mengupas tuntas strategi pengaturan anggaran, prioritas kebutuhan, hingga cara membangun kemandirian ekonomi rumah tangga agar terhindar dari masalah keuangan yang seringkali menjadi pemicu konflik.
Selanjutnya, Ahmad Sehat hadir mengangkat tema Rahasia Menggapai Keluarga Sakinah. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami hak dan kewajiban masing-masing pasangan, komunikasi yang efektif, serta nilai-nilai agama dan kasih sayang yang menjadi kunci utama terciptanya kedamaian dalam rumah tangga.
Sesi ketiga dan tak kalah penting menghadirkan tenaga medis dari Puskesmas Duri Kota, yaitu Dokter Sella dan Bidan Ayu, yang menyampaikan materi mengenai Kesehatan Reproduksi dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB). Materi ini memberikan wawasan ilmiah dan praktis terkait kesehatan fisik pasangan, pemeliharaan organ reproduksi, hingga perencanaan kehamilan demi kesehatan ibu dan anak.
Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dan antusias. Salah satu peserta bernama Putri aktif bertanya terkait seputar kesehatan reproduksi, yang kemudian dijawab secara rinci dan jelas oleh Dokter Sella, sehingga menambah pemahaman peserta secara mendalam.
Secara keseluruhan, kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri Angkatan XIII ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh manfaat. KUA Kecamatan Mandau berharap, bekal ilmu yang diterima hari ini menjadi modal berharga bagi 17 pasangan calon pengantin dalam membangun keluarga kecil yang bahagia, sehat, sejahtera, dan membawa rahmat bagi lingkungan sekitar.