KUA dan Pemerintah Kecamatan Angkola Timur Kompak Bina Generasi Muda Lewat STQ
22 Apr 2026 | 10 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Angkola Timur (Humas), Dalam upaya mencetak generasi penerus yang religius dan berakhlak mulia, Kantor Urusan Agama (KUA) bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan menggelar kegiatan pembinaan berkelanjutan melalui ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ). Sinergi ini bertujuan untuk menjaring potensi lokal sekaligus memperkuat kecintaan pemuda terhadap Al-Qur'an. Dalam kegiatan ini hadir Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten Tapanuli Selatan, H. Hamdan, S.Ag., M.H, Camat Angkola Timur Ahmad Yunansyah Lubis, S. STP, Majelis Ulama Indonesia H. Amas Muda Harahap, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Sari Ahmad Yunansyah Lubis, Danramil 018 Pargarutan diwakili Peltu Amar Bakti Harahap, Kepala UPT Puskesmas Pargarutan diwakili Irna Yati Siagian, S.Km, Kepala UPT Puskesmas Huraba diwakili Juli Devi Yani, S.Km, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Tapanuli Selatan Ali Mijan, S.Pd, Lurah, Kepala Desa Se-Kecamatan Angkola Timur dan Peserta seleksi pembinaan Musabaqah Tilawatil Qur'an. Kegiatan dilaksanakan di Aula kantor camat angkola timur yang berlangsung dalam suasana tertib. (21/4/2026)
Dalam sambutan, Arahan dan Bimbingan Camat Angkola Timur Ahmad Yunansyah Lubis menyampaikan Kegiatan STQ dan Pembinaan yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang suaranya paling merdu atau siapa yang hafalannya paling banyak. Lebih dari itu, STQ adalah momentum bagi kita semua untuk kembali mencintai, mendalami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Pelaksanaan Seleksi dan Pembinaan tahun ini sedikit berbeda. Kami dari Pemerintah Kecamatan Angkola Timur melakukan penyesuaian anggaran dengan Efisien dalam Penyelenggaraan, Maksimal dalam Substansi. Kepada para peserta, jangan berkecil hati jika fasilitas tidak semegah tahun-tahun sebelumnya. Ingatlah bahwa esensi MTQ adalah membumikan Al-Qur'an. Suara merdu dan hafalan kalian adalah perhiasan yang sesungguhnya di tempat ini, bukan lampu-lampu atau tenda yang mahal," jelasnya.
Ia juga mengatakan perlu ditegaskan bahwa efisiensi bukan berarti kita mengurangi kualitas nilai ibadah. Sebagai pelayan masyarakat harus menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan pun bisa dilakukan secara transparan, hemat, dan padat namun tetap menjaga kehormatan syiar Islam. Ia juga mengingatkan bahwa Al-Qur'an diturunkan bukan hanya sebagai petunjuk hidup, tetapi juga sebagai Syifa atau Obat penawar.
"Islam mengajarkan bahwa kesehatan adalah amanah. Seorang Qari atau Hafidz yang baik memerlukan fisik yang kuat. Paru-paru yang sehat untuk mengatur napas saat tilawah, serta pikiran yang jernih untuk menjaga hafalan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tubuh adalah bagian dari cara kita memuliakan Al-Qur’an," ucapnya.
Selain itu, Kepala KUA Kecamatan Angkola Timur H. Hamdan menyampaikan dalam kegiatan Pembinaan dan Seleksi Tilawatil Qur'an Bahwa STQ bukan sekadar ajang perlombaan tahunan, melainkan instrumen penting dalam memantau perkembangan dan menumbuhkan baca tulis Al-Qur'an di tingkat desa dan kelurahan. Melalui koordinasi yang erat dengan pihak kecamatan, pembinaan dilakukan secara intensif mulai dari tingkat dasar hingga persiapan menuju kompetisi di level yang lebih tinggi.
Pemerintah Kecamatan memberikan dukungan penuh berupa fasilitas untuk memastikan para peserta mendapatkan pendampingan terbaik. Pihak kecamatan menyadari bahwa di tengah arus modernisasi, benteng terkuat bagi generasi muda adalah pemahaman agama yang kuat, yang salah satunya diasah melalui pembinaan rutin terhadap para peserta Tilawatil Qur'an.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah muda yang tidak hanya mahir secara teknis dalam tilawah, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Ke depannya, kerja sama KUA dan Pemerintah Kecamatan ini akan terus diperluas dengan melibatkan berbagai komponen untuk melakukan pembinaan supaya mengharumkan kecamatan Angkola Timur.
Kantor Urusan Agama (KUA) memberikan respon positif terhadap langkah Pemerintah Kecamatan yang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran pada pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tahun ini. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk memastikan nilai substansi dakwah tetap terjaga di tengah keterbatasan finansial.
Kita juga mengetahui bahwa efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas acara, melainkan bentuk kreativitas dalam berorganisasi. "Kami menyambut baik arahan Bapak Camat. Fokus kita tahun ini adalah pada kualitas pembinaan bukan pada kemegahan panggung atau atribut seremonial yang berlebihan, Menurutnya, sinergi ini membuktikan bahwa kegiatan syiar agama dapat berjalan khidmat dan sukses meski dilakukan secara sederhana.
"Al-Qur'an mengajarkan untuk tidak berlebih-lebihan. Dengan anggaran yang efektif justru diajak untuk lebih semangat untuk menyebarkan hal-hal yang baik. Semua pihak memaksimalkan untuk membantu teknis kegiatan sehingga beban biaya operasional dapat ditekan tanpa mengurangi nilai religiusitasnya," tambah Kepala KUA saat memberikan pembinaan kepada peserta.
Disisi lain, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Sari Ahmad Yunansyah Lubis memberikan pesan bahwa perjuangan kalian untuk menjadi yang terbaik di panggung MTQ harus dibarengi dengan menjaga titipan Allah SWT yang paling berharga, yaitu tubuh yang sehat. Seorang qari atau hafidz memerlukan pernapasan yang panjang, suara yang jernih, dan daya ingat yang kuat. Semua itu mustahil tercapai jika kalian tidak menjaga kesehatan. Ingatlah " Akal yang sehat dan Hafalan yang kuat terdapat pada badan yang sehat ".
Selama kegiatan ini berlangsung, Ibu minta kepada peserta melakukan hal-hal sederhana, Cukup Minum Air Putih : Hindari minuman yang terlalu dingin atau berminyak agar pita suara tetap terjaga. Istirahat yang Cukup : Jangan terlalu larut malam dalam berlatih, tubuh kalian butuh pemulihan agar tampil fit. Jaga Kebersihan : Lingkungan yang bersih adalah awal dari masyarakat yang sehat dan cerminan dari iman.
Saat melangkah ke atas panggung, ingatlah bahwa kegiatan ini bukan sekadar berlomba dengan orang lain tapi untuk mensyiarkan keagungan firman Allah. Hilangkan rasa gugup, karena setiap huruf yang lantunkan adalah pahala yang mengalir bagi peserta maupun yang mendengarkan. Menang itu membanggakan, tetapi menjadi peserta yang jujur, disiplin, dan berani tampil adalah kemenangan yang sesungguhnya. Jangan takut salah. Jadikan ini sebagai tempat belajar dan menguji mental. Rasa bangga adalah bagian dari generasi terpilih yang menjaga Al-Qur'an di tengah dunia yang makin modern ini. Teruslah bersemangat, karena kalian adalah kebanggaan kami semua di Kecamatan ini.
Investasi terbaik bukanlah bangunan fisik, melainkan mencetak anak-anak yang memiliki karakter kuat dan cinta agama seperti mereka ini. Kegiatan ini ditutup dengan Doa oleh Ketua MUI H. Amas Muda Harahap. Berlomba-lomba dalam kebaikan dengan semangat yang sehat dan sportif. Semoga melalui Pembinaan dan Seleksi Tilawatil Qur'an ini, terpancar keberkahan yang mendatangkan kesehatan bagi lingkungan kecamatan Angkola Timur. (Raya Putra)
Call center resmi KrediOne - Hubungi di nomor (085166908613) atau (085199756661) jika pengguna yang ingin melakukan pembatalan.
Call center resmi KrediOne - Hubungi di nomor (085166908613) atau (085199756661) jika pengguna yang ingin melakukan pembatalan.
Call center resmi KrediOne - Hubungi di nomor (085166908613) atau (085199756661) jika pengguna yang ingin melakukan pembatalan.
Call center resmi KrediOne - Hubungi di nomor (085166908613) atau (085199756661) jika pengguna yang ingin melakukan pembatalan.
Call center resmi KrediOne - Hubungi di nomor (085166908613) atau (085199756661) jika pengguna yang ingin melakukan pembatalan.
Call center resmi KrediOne - Hubungi di nomor (085166908613) atau (085199756661) jika pengguna yang ingin melakukan pembatalan.