Daerah
KUA Binjai Barat Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Musrenbang dan Rembuk Stunting Kecamatan
03 Feb 2026 | 61 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Binjai | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Binjai, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binjai Barat, Rakhmad Amin Hasibuan, S.Ag, M.Si, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Binjai Barat yang diselenggarakan di Aula Kantor Camat Binjai Barat, Selasa (03/02).
Kegiatan tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Camat Binjai Barat, Romi Surya Dharma D, S.STP, M.Si, serta dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, lurah se-Kecamatan Binjai Barat, tenaga kesehatan, perwakilan puskesmas, kader posyandu, tokoh agama, tokoh masyarakat, pendamping program, serta instansi lintas sektor yang berperan dalam perencanaan pembangunan dan percepatan penurunan angka stunting.
Musrenbang dan rembuk stunting tingkat kecamatan ini merupakan forum strategis dalam rangka menyusun dan merumuskan usulan prioritas pembangunan yang akan diakomodir dalam perencanaan pembangunan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Binjai Barat.
Dalam sambutannya, Camat Binjai Barat Romi Surya Dharma D, S.STP, M.Si, menyampaikan bahwa Musrenbang dan rembuk stunting memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan lintas sektor agar program yang direncanakan dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Binjai Barat Rakhmad Amin Hasibuan, S.Ag, M.Si, menyampaikan komitmen KUA dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
Menurutnya, KUA memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga melalui berbagai program pembinaan, seperti bimbingan perkawinan, edukasi pranikah, serta pendampingan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Upaya pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyangkut kesiapan keluarga, pola asuh, dan pemahaman calon orang tua. Oleh karena itu, KUA siap bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” ujarnya.
Melalui forum rembuk stunting, para peserta juga membahas berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret serta rekomendasi program yang akan menjadi prioritas penanganan stunting di tingkat kecamatan. Usulan-usulan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah pada tahun anggaran mendatang.
Kegiatan Musrenbang dan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Binjai Barat ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Binjai Barat, Rakhmad Amin Hasibuan, S.Ag, M.Si. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama serta penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menekan angka stunting demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di Kecamatan Binjai Barat.