KUA Batang Kuis Launching Kampung Moderasi Beragama : Bangun Masyarakat Moderat dan Toleran
Daerah

KUA Batang Kuis Launching Kampung Moderasi Beragama : Bangun Masyarakat Moderat dan Toleran

  30 Oct 2025 |   103 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Batang Kuis, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Kuis resmi menggelar Launching Kampung Moderasi Beragama yang berlokasi di Kantor Desa Batang Kuis Pekan. Kegiatan ini merupakan inisiatif Kementerian Agama melalui KUA Kecamatan Batang Kuis sebagai bagian dari program nasional dalam meneguhkan semangat moderasi beragama di tengah masyarakat. Acara berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh unsur yang hadir, baik aparatur pemerintahan, tokoh agama, maupun masyarakat lintas etnis dan keyakinan, Kamis (30/10). 

Kepala KUA Kecamatan Batang Kuis, Muhammad Ruslan, M.A, bersama para penyuluh lintas agama, staf, serta pegawai KUA turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ruslan menyampaikan bahwa Kampung Moderasi Beragama adalah bagian dari program nasional Kementerian Agama untuk membangun masyarakat yang moderat, toleran, dan harmonis dalam kehidupan beragama.

Menurutnya, peluncuran kampung moderasi ini di Desa Batang Kuis Pekan memiliki makna strategis karena masyarakat di wilayah tersebut terdiri dari berbagai suku dan agama yang selama ini hidup berdampingan secara damai.

Lebih lanjut, Ruslan menjelaskan bahwa Kementerian Agama, melalui KUA Batang Kuis, berperan penting dalam membina dan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat. KUA tidak hanya menjadi lembaga pelayanan nikah dan rujuk, tetapi juga menjadi pusat penyuluhan keagamaan lintas iman. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat untuk meneguhkan nilai-nilai toleransi di Kecamatan Batang Kuis dan Kabupaten Deli Serdang pada umumnya.

Dalam paparannya, Ruslan menambahkan bahwa moderasi beragama bukan berarti mengurangi nilai-nilai keagamaan, melainkan membangun sikap dan cara pandang yang seimbang dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. “Moderasi beragama adalah cara berpikir dan bersikap secara moderat, tidak ekstrem ke kanan atau ke kiri, serta mampu menghargai perbedaan. Ini bukan berarti mengecilkan makna agama, melainkan menguatkan peran agama dalam kehidupan sosial yang damai,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Batang Kuis Pekan, Khairul Arzani, S.H, Sekcam Kecamatan Batang Kuis, Juliadi, S.Sos, perwakilan Kapolsek dan Koramil Batang Kuis, serta para tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama. Dalam kesempatan itu, Sekretaris Camat Juliadi menyampaikan bahwa sikap moderat perlu dibangun sejak dari keluarga, terutama bagi keluarga yang memiliki latar belakang keagamaan berbeda.

“Dalam agama sudah jelas disebutkan, ‘Bagimu agamamu dan bagiku agamaku’. Prinsip ini menunjukkan bahwa kebebasan beragama harus dihormati, sementara dalam ranah sosial kita tetap berada di poros tengah, menjaga kerukunan dan keharmonisan,” jelasnya.

Sementara itu, Pendeta Adrianus Manao turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa peluncuran Kampung Moderasi Beragama di Batang Kuis merupakan langkah penting dalam memperkuat semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama.

“Dari dulu masyarakat Batang Kuis sudah dikenal sangat menghargai perbedaan dan hidup dengan semangat toleransi yang tinggi. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan merawat kebersamaan dalam keberagaman,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Kampung Moderasi Beragama di Batang Kuis dapat menjadi wadah kolaborasi lintas agama.  KUA Batang Kuis berkomitmen menjadikan moderasi beragama sebagai bagian dari budaya masyarakat, demi terwujudnya kehidupan yang rukun, damai, dan berkeadilan bagi seluruh warga.

Bagikan Artikel Ini

Infografis