Kultum Ramadhan 1447 H, Kepala KUA Sungai Mandau: Jadikan Puasa Sebagai Perisai Diri
10 Mar 2026 | 5 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (Humas) Senin, (09/03/2026), Di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H di Musholla Miftahunnajah, Komplek Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Aparatur Sipil Negara (ASN) kantor dan sekitar berkumpul untuk mengikuti kegiatan Tausiah Kultum ba'da Zhuhur yang menjadi agenda rutin selama bulan suci.
Hadir sebagai pentausiah, Kepala KUA Kecamatan Sungai Mandau, Sariman, yang mengingatkan para jamaah mengenai kemuliaan melangkahkan kaki ke rumah Allah. Ia menekankan bahwa setiap langkah yang diayunkan menuju tempat ibadah bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana penggugur dosa dan pengangkat derajat bagi seorang mukmin di sisi Allah SWT.
"Kehadiran kita di majelis ilmu seperti ini juga memiliki keutamaan yang luar biasa. Para malaikat senantiasa membentangkan sayapnya dan mendoakan kebaikan bagi siapa saja yang ikhlas menuntut ilmu agama," ujarnya.
Memasuki inti tausiah, Sariman mengupas lebih dalam mengenai hadits Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa "Puasa itu adalah perisai". Sebagai perisai (al-junnah), puasa seharusnya mampu membentengi seorang Muslim dari syahwat duniawi dan godaan api neraka. Perisai ini hanya akan berfungsi dengan kuat apabila seseorang mampu menjaga lisannya dari ucapan buruk dan hatinya dari penyakit dengki selama berpuasa.
Menutup penyampaiannya, ia berpesan agar umat Islam tidak hanya terjebak pada aspek kuantitas atau sekadar menahan lapar dan dahaga. Momentum Ramadhan 2026 ini harus diisi dengan aktivitas ibadah yang berkualitas.
"Mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita. Jangan biarkan puasa kita berlalu tanpa makna. Isilah dengan zikir, tadabbur Al-Qur'an, dan pelayanan masyarakat yang diniatkan sebagai ibadah, sehingga puasa kita benar-benar menjadi perisai yang kokoh," tutup Sariman. (Hd)