Barumun, (Humas). KUA Barumun (Humas) Dalam rangka membekali para calon pengantin dengan pengetahuan dan kesiapan membangun rumah tangga yang harmonis, KUA Barumun kembali bekerja sama erat dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kecamatan Barumun untuk menyelenggarakan kegiatan bimbingan pranikah (Bimwin) bagi calon pengantin dengan Tema: Bangun Fondasi Kuat, Keluarga Harmonis, Kamis (09/04/).
Kepala KUA Barumun Khoiruddin Daulay, S.Ag dalam arahannya menyampaikan kegiatan akan dilakukan kontinu. "Bahwa kegiatan ini akan terus digelar secara rutin setiap minggunya bagi setiap calon pengantin yang telah terdaftar permohonan kehendak nikahnya di KUA manapun sebelum melaksanakan akad nikah. “Harapan kami, setiap pasangan yang menikah dapat menjadi keluarga yang kuat dan berkualitas, serta menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini Binti Hajar Nasution (penyuluh agama Islam) selaku fasilitator menekankan pentingnya membangun rumah tangga dengan fondasi agama yang kuat, komunikasi yang baik, serta saling menghormati antar pasangan. “Pernikahan bukan sekadar acara seremonial, tapi awal perjalanan hidup bersama. Dibutuhkan ilmu, kesabaran, dan komitmen untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ungkapnya.
Masdalifah Siregar selaku pemateri juga menyampaikan beberapa tips praktis dalam menghadapi konflik rumah tangga, peran suami istri dalam Islam, serta pentingnya menjaga keharmonisan keluarga dalam jangka panjang, "paparnya.
Salah satu calon pengantin, Esti Hujaimah (23) bersama calon suami Iqbal Maulana (25) , mengaku sangat terbantu dengan seluruh materi yang diberikan. "Sebelumnya kami merasa kurang siap dengan berbagai hal yang mungkin terjadi setelah menikah. Tapi setelah mengikuti bimbingan ini, kami merasa lebih percaya diri dan memiliki bekal pengetahuan yang sangat berharga. Materi tentang makna pernikahan, peran suami istri, dan kesehatan reproduksi sangat membantu kami mempersiapkan diri dengan baik," cerita Esti dengan senyum bahagia.
Sartina Hasibuan Selaku Penyuluh Agama Islam memandu peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan serta tepuk sakinah menjadikan acara ini begitu akrab dan harmonis. Program Bimbingan Perkawinan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kesiapan mental, emosional, dan spiritual para calon pengantin agar mampu menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga secara bijak dan islami.
Terakhir, Asrida Hasibuan menyampaikan dengan terlaksananya bimbingan ini, diharapkan seluruh calon pengantin tidak hanya siap secara administratif, tapi juga siap secara ilmu dan spiritual, dalam membangun rumah tangga yang langgeng dan penuh keberkahan, pungkas Asrida.