KUA Bandar Khalifah Optimalkan Pengelolaan Kebun Ekoteologi Melalui Penanaman Ulang Pasca Panen
Daerah

KUA Bandar Khalifah Optimalkan Pengelolaan Kebun Ekoteologi Melalui Penanaman Ulang Pasca Panen

  18 Nov 2025 |   59 |   Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bandar Khalifah, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Bandar Khalifah kembali melaksanakan kegiatan penanaman ulang di kebun ekoteologi setelah proses panen yang sebelumnya berhasil dilakukan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga produktivitas lahan sekaligus memperkuat peran KUA dalam edukasi lingkungan berbasis nilai keagamaan, Selasa (18/11). 

Pegawai KUA terlibat langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembersihan lahan, pengolahan tanah, hingga penanaman bibit baru. Bibit yang dipilih menyesuaikan kondisi lahan dan kebutuhan siklus tanam agar pertumbuhan tanaman berikutnya dapat berlangsung secara optimal. Langkah ini menunjukkan komitmen KUA Bandar Khalifah dalam menerapkan pola pengelolaan lahan yang sistematis, tertib, dan berdampak jangka panjang.

Kepala KUA Bandar Khalifah menjelaskan bahwa kebun ekoteologi bukan hanya memberikan manfaat hasil panen, namun memiliki fungsi strategis sebagai sarana pembelajaran tentang pentingnya menjaga dan memakmurkan bumi. Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman ulang ini selaras dengan nilai spiritual dalam Islam yang memerintahkan manusia untuk merawat alam.

Nilai ekologis tersebut terkait dengan firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 22, yang mengingatkan manusia tentang bumi yang dihamparkan dan tumbuhan yang disediakan sebagai tanda kekuasaan-Nya. Ayat ini menjadi pengingat bahwa menjaga bumi adalah bagian dari rasa syukur dan amanah sebagai manusia.

Selain itu, kegiatan ini diperkuat oleh sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim, "Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman atau menabur benih, lalu tanaman itu dimakan oleh burung, manusia, atau hewan, kecuali baginya menjadi sedekah."
Hadis ini menegaskan bahwa setiap pohon, tanaman, atau tumbuhan yang membawa manfaat bagi makhluk hidup merupakan sumber pahala yang tidak terputus bagi penanamnya.

Dalam pelaksanaannya, pegawai KUA juga melakukan pengecekan terhadap sistem irigasi, penyusunan bedeng tanam, serta penataan ulang bibit agar proses perawatan dapat dilakukan dengan lebih efektif. Pola kerja ini dilakukan untuk memastikan kebun ekoteologi tetap produktif sepanjang tahun dan mampu memberikan manfaat praktis bagi lembaga maupun masyarakat sekitar.

Warga setempat yang mengetahui kegiatan ini menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif KUA. Mereka menilai program ini merupakan contoh baik bagaimana lembaga pemerintah dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan melalui langkah sederhana namun berkesinambungan.

Melalui kegiatan penanaman ulang ini, KUA Bandar Khalifah menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kebun ekoteologi sebagai ruang edukasi, pemberdayaan, dan pelestarian alam yang sejalan dengan nilai keagamaan. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk mengintegrasikan praktik ekologis dengan nilai spiritual.

Bagikan Artikel Ini

Infografis