Daerah
Kepala KUA Tualang Raih Posisi Kedua Agen Perubahan Kemenag Siak Periode 2026โ2028
03 Jun 2026 | 11 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (Humas), Kepala Kantor Urusan Agama (Ka.KUA) Kecamatan Tualang, Andri, S.Ag., M.H., berhasil meraih posisi kedua dalam Pemilihan Agen Perubahan Kementerian Agama Kabupaten Siak Periode 2026–2028. Capaian tersebut diraih setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan kompetitif, mulai dari penilaian administrasi, rekam jejak, gagasan inovasi, hingga tahap pemungutan suara (voting) yang melibatkan dukungan dari berbagai pihak di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Siak. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (02/06/2026) pagi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak
Dalam proses seleksi tersebut, panitia menjaring kandidat-kandidat terbaik yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendorong reformasi birokrasi, penguatan integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi, terpilih empat kandidat terbaik yang berhak melaju ke tahap akhir dan bersaing dalam pemilihan Agen Perubahan Kemenag Siak.
Keempat kandidat tersebut adalah H. Toto Santoso, S.Sos., M.M. selaku Analis SDM Pengembang Aparatur, Andri, S.Ag., M.H. dari Bimas Islam (KUA Tualang), Masridah, S.Pd. selaku Kepala MAN 1 Siak, serta Muhammad Ilma Hafizra Ponto, S.H. dari Barjas Kemenag Kabupaten Siak.
Pada tahap akhir, Andri memaparkan berbagai inovasi pelayanan yang telah dan akan terus dikembangkan di KUA Tualang, khususnya yang berorientasi pada transformasi digital dan penguatan budaya kerja Smart ASN. Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian dalam pemaparan tersebut adalah Digital Service Corner, sebuah inovasi layanan berbasis digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan KUA secara mandiri, cepat, mudah, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya KUA Tualang dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang modern, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Kehadiran Digital Service Corner tidak hanya memberikan kemudahan dalam mengakses layanan keagamaan, tetapi juga mendorong peningkatan literasi digital masyarakat dalam memanfaatkan layanan pemerintah berbasis elektronik.
Keberhasilan meraih posisi kedua dalam ajang Agen Perubahan ini menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan yang dikembangkan di KUA Tualang mendapatkan apresiasi dan kepercayaan yang luas. Lebih dari itu, capaian tersebut secara tidak langsung menegaskan peran KUA Tualang sebagai salah satu role model pelayanan berbasis digital di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Siak. Berbagai inovasi yang telah diimplementasikan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung transformasi digital, mempercepat pelayanan, meningkatkan transparansi, serta memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Andri menyampaikan bahwa penghargaan dan kepercayaan yang diberikan tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran KUA Tualang dalam membangun budaya kerja yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan.
"Semoga amanah yang diberikan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat integritas, serta menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bersama, kita wujudkan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan," ujarnya.
Melalui peran Agen Perubahan, diharapkan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital terus tumbuh di seluruh satuan kerja Kementerian Agama Kabupaten Siak. Inovasi yang lahir dari setiap unit kerja diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, sehingga kehadiran Kementerian Agama semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (M.JR)