Kepala KUA Sidikalang Ajak Jamaah Pengajian Lingga Sadar Zakat demi Kemakmuran Masyarakat
Daerah

Kepala KUA Sidikalang Ajak Jamaah Pengajian Lingga Sadar Zakat demi Kemakmuran Masyarakat

  10 Mar 2026 |   7 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM, memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya instrumen zakat dalam membangun ekonomi umat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pengajian Lingga yang rutin dilaksanakan setiap pekan, bertempat di kediaman salah satu tokoh masyarakat pada Ahad sore (08/03).

Dalam tausiyahnya di hadapan puluhan jamaah, H. Abdul Yajid Lingga menekankan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual tahunan, melainkan pilar ekonomi yang mampu mengentaskan kemiskinan. Beliau mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal, secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Menurut beliau, potensi zakat yang dikelola dengan baik dan tersalurkan melalui lembaga resmi akan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Dairi. Jika setiap Muslim yang sudah memenuhi syarat (muzakki) menyadari kewajibannya, maka kesenjangan sosial dapat diminimalisir dan kemandirian ekonomi umat dapat segera terwujud.

"Zakat yang tersalurkan dengan baik adalah kunci agar masyarakat kita bisa lebih makmur. Kita ingin memastikan bahwa harta yang kita miliki mengandung keberkahan dan memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan (mustahik)," ujar H. Abdul Yajid Lingga di sela-sela pengajian.

Beliau juga mengingatkan bahwa dalam setiap harta yang dimiliki seorang Muslim, terdapat hak orang lain yang dititipkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, membersihkan harta melalui zakat merupakan langkah awal untuk menciptakan tatanan sosial yang harmonis dan penuh keberkahan di lingkungan Kecamatan Sidikalang. 



Lebih lanjut, Ka KUA Sidikalang mendorong agar jamaah mulai membiasakan diri menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) atau lembaga resmi yang diakui pemerintah. Hal ini bertujuan agar pendistribusiannya lebih terukur, transparan, dan mampu menyasar program-program produktif yang memberdayakan masyarakat kecil.

Kegiatan pengajian yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi tanya jawab seputar tata cara perhitungan zakat profesi dan zakat perdagangan. Para jamaah tampak antusias menyimak penjelasan teknis yang disampaikan, yang diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi zakat di kalangan keluarga besar Pengajian Lingga.

Di akhir pertemuan, H. Abdul Yajid Lingga berharap agar semangat "Sadar Zakat" ini dapat ditularkan kepada keluarga dan tetangga sekitar. Dengan kuatnya fondasi zakat di tingkat akar rumput, diharapkan visi masyarakat yang makmur, mandiri, dan religius di wilayah Sidikalang dapat tercapai dalam waktu dekat. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis