Daerah
Kepala KUA Salapian Hadiri dan Pembaca Doa Acara Sosialisasi Islam Wasathiyah
09 Jun 2026 | 11 | Penulis : Humas Cabang APRI Langkat | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Salapian, (Humas). Islam Wasathiyah adalah konsep moderasi beragama yang menempatkan umat Islam sebagai "jalan tengah" (umatan wasathan), yang menolak sikap ekstrem kanan (radikalisme) maupun ekstrem kiri (liberalisme yang melampaui batas). Istilah ini berakar dari Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 143 dan mencakup prinsip-prinsip keseimbangan, keadilan, dan toleransi.
Konsep ini dicirikan oleh beberapa pilar utama dalam penerapannya: Tawasuth (Tengah-tengah) mengambil posisi proporsional, tidak berlebihan dalam menjalankan ibadah maupun melalaikannya. Tawazun (Seimbang): Keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, serta pemenuhan jasmani dan rohani. I'tidal (Adil dan Tegak Lurus): Menegakkan kebenaran secara objektif, proporsional, dan tidak memihak. Tasamuh (Toleransi): Menghargai perbedaan dan keragaman tanpa mengorbankan prinsip akidah.
Di Indonesia, Islam Wasathiyah menjadi pedoman penting bagi umat Islam untuk merawat kerukunan antar umat beragama. Pemahaman yang baik mengenai konsep ini bertujuan untuk menciptakan peradaban yang harmonis, damai, dan rahmatan lil 'alamin.
Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Salapian H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I, S.Pd.I, MM menghadiri dan mengikuti kegiatan Sosialisasi Islam Wasathiyah bagi Penyuluh agama Islam dan pejabat dilingkungan Kementerian agama Kabupaten Langkat, di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, Selasa, 09 Juni 2026, yang mengambil tema Islam Wasathiyah untuk Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan tersebut Kepala KUA Salapian diamanahkan memimpin doa pada acara pembukaan, diantara rangkaian doanya Kurnia berharap agar seluruh peserta diberi kemudahan dalam memahami materi yang akan disampaikan oleh para narasumber dan diberi kemampuan untuk melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari ditengah-tengah umat dalam berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan harmonisasi kerukunan umat beragama dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.
Kurnia yang juga sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Langkat ini menyampaikan bahwa sesuai Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia yaitu Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan maka kegiatan sosialisasi Islam Wasathiyah merupakan realisasi nyata dan senergi dengan poin Astra Protas tersebut yang harus mampu kita laksanakan.
Hadir pada kegiatan tersebut ketua MUI Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak, ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara Drs. M. Hatta Siregar, sekretaris bidang kerukunan antar umat beragama MUI prov. Sumatera Utara H. T. Darmansah, MA, Kepala Kemenag Kabupaten Langkat H. Ainul Aswad. MA dan seluruh peserta yang mengikuti acara tersebut.
Usai acara pembukaan dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kemudian penyampaian materi dari narasumber yaitu Prof Dr. H.M Yafiz, MAg. Dr.H.Irwansyah, MA, Purjatian Azhar MA, dengan moderator H.M.Yunus, MA, serta ditutup dengan dialog dan tanya jawab.
APRI Aceh Utara Gelar Pembinaan Pengurus
10 Jun 2026