Kepala KUA Rantau Utara Berikan Bimbingan Kemasjidan, Tekankan Pemahaman Tugas Pengurus
Daerah

Kepala KUA Rantau Utara Berikan Bimbingan Kemasjidan, Tekankan Pemahaman Tugas Pengurus

  23 Jan 2026 |   26 |   Penulis : Humas Cabang APRI Labuhanbatu |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Rantauprapat, (Humas). Kepala KUA Rantau Utara yang juga sebagai Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kecamatan Rantau Utara, Dr. H. Darman, S.Ag., MA, memberikan bimbingan kemasjidan bagi pengurus BKM masjid Ikhlashiyah, jalan Sirandorung Rantauprapat, bertempat di ruang tengah masjid tersebut, Kamis malam, (22/01).

Kedatangan Darman pada kesempatan ini adalah undangan dari pengurus BKM yang baru terpilih untuk mendapatkan bimbingan dan petunjuk tentang tugas dan fungsi pengurus sesuai bidangnya masing-masing. Disebabkan pengurus yang baru ini banyak wajah baru sehingga perlu mendapatkan bimbingan tentang bagaimana mengurus dan memakmurkan masjid baik dari regulasi pemerintah maupun dari norma-norma agama.

Mengawali bimbingannya, Darman mengatakan bahwa berbahagia lah bagi orang yang dipercaya menjadi pengurus masjid karena hanya pengurus masjid lah satu-satunya pengurus organisasi yang disebutkan Allah dalam Al-Qurán yaitu pada surah At-taubah ayat 18. Di ayat itu Allah menyebutkan kriteria orang-orang yang memakmurkan masjid dari kaca mata syariah untuk menjadi pedoman bagi pengurus masjid.

Selanjutnya pemerintah melalui Kementerian Agama juga sudah beberapa kali mengeluarkan peraturan tentang kemasjidan, terakhir diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor :DJ.II/802/2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid. Dalam Kepdirjen ini diatur rinci tentang kemasjidan mulai dari tipologi masjid, perbedaan masjid dan mushalla dan bagaimana mengelola masjid dengan manajemen yang baik melalui bidang-bidang yang telah ditetapkan dalam kepdirjen tersebut.

"Kepada pengurus masjid yang baru mari mengurus masjid ikhlas karena Allah dan memahami tugas masing-masing. Aturan dalam kepdirjen ini dibuat agar dalam mengurus masjid semua bidang bekerja sesuai amanah yang diberikan, tidak hanya beberapa orang saja, karena terkadang pekerjaan itu tumpang tindih sehingga organisasi masjid tidak berjalan baik sehingga mendapat respon yang tidak baik dari jamaah dan biasanya ini lah pemicu konflik yang berkepanjangan di suatu masjid", ujar Darman.

Ketua BKM Duhsam mengucapkan terima kasih atas semua bimbingan yang diberikan dan berharap dengan kehadiran Bapak KUA dan bimbingan yang diberikan bisa diaplikasikan sehingga organisasi masjid ini akan berjalan lebih baik lagi dari sebelumnya.

Acara yang dimulai setelah waktu isya ini dihadiri sekitar 20 orang pengurus masjid termasuk Pembina dan penasehat berjalan lancer dan penuh keakraban.  

Bagikan Artikel Ini

Infografis