Kepala KUA Dayun Hadiri Rapat Bersama IPHI Persiapkan Penyambutan dan Pembinaan Jemaah Haji
15 Jun 2026 | 12 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dayun, Najamudin, menghadiri rapat koordinasi bersama pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Dayun yang dipimpin Ketua IPHI Kecamatan Dayun, H. Ariana (Jumat, 12/06/2026). Rapat tersebut membahas persiapan penyambutan kepulangan jemaah haji serta penyusunan program pembinaan pascahaji bagi para alumni haji di wilayah Kecamatan Dayun.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus IPHI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak terkait yang memiliki perhatian terhadap pembinaan dan pemberdayaan jemaah haji. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara KUA dan IPHI dalam menjaga serta meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan bagi para jemaah setelah kembali dari Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Ketua IPHI Kecamatan Dayun, H. Ariana, menyampaikan bahwa kepulangan jemaah haji merupakan momen yang sangat dinantikan oleh keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang agar penyambutan dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh makna.
“IPHI hadir sebagai wadah silaturahmi sekaligus sarana pembinaan bagi para alumni haji. Kami berharap para jemaah yang pulang nantinya dapat terus menjaga semangat ibadah, menjadi teladan di lingkungan masing-masing, serta berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar H. Ariana.
Ia menegaskan bahwa tugas IPHI tidak berhenti setelah jemaah menyelesaikan ibadah haji, tetapi berlanjut pada upaya menjaga dan membina kemabruran haji melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Dayun, Najamudin, mengapresiasi peran aktif IPHI dalam membina para alumni haji dan mendukung berbagai program keagamaan di Kecamatan Dayun. Menurutnya, sinergi antara KUA dan IPHI sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Haji mabrur adalah haji yang mampu memberikan dampak positif bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan pascahaji sangat penting agar semangat ibadah, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat terus terjaga dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Najamudin.
Dalam rapat tersebut, berbagai agenda dibahas secara mendalam, mulai dari teknis penyambutan jemaah haji, pelaksanaan doa syukuran, program silaturahmi antaralumni haji, pengajian rutin IPHI, hingga keterlibatan para alumni haji dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Peserta rapat juga membahas strategi agar keberadaan IPHI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Menjadi haji mabrur bukanlah akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar kepada agama, bangsa, dan masyarakat.” (Nj/Fz)