Kegiatan Ekoteologi KUA dan RSUD Bangun Purba: Penanaman Pohon serta Kunjungan ke Ruang Pasien
Daerah

Kegiatan Ekoteologi KUA dan RSUD Bangun Purba: Penanaman Pohon serta Kunjungan ke Ruang Pasien

  22 Apr 2026 |   17 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bangun Purba, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangun Purba melaksanakan Kegiatan penanaman pohon bekerja sama dengan RSUD Bangun Purba sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan dalam menjaga alam, Rabu (22/04). 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Bangun Purba, Dody Azman, S.Ag., bersama jajaran, yakni Penghulu Mhd. Tarmizi, S.H., Penyuluh Agama Islam Muhammad Zamri, S.Pd.I., Ahmadi Ahmad, S.Hi., serta Penyuluh Agama Kristen Jonatan Togatorop, M.Th. Turut hadir pula Direktur RSUD Bangun Purba, dr. Silvia KarliaKarlia serta jajaran. 

Kegiatan diawali dengan penanaman pohon di lingkungan RSUD Bangun Purba. Penanaman ini merupakan simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup yang sejalan dengan nilai-nilai ekoteologi, yakni ajaran agama yang menekankan pentingnya merawat alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia kepada Tuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Bangun Purba menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai keagamaan harus diwujudkan dalam tindakan konkret, salah satunya melalui pelestarian alam.

Direktur RSUD Bangun Purba, dr. Silvia Karlia, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi sinergi antara KUA dan pihak rumah sakit. Menurutnya, lingkungan yang hijau dan asri turut memberikan dampak positif bagi proses penyembuhan pasien.

Setelah kegiatan penanaman pohon selesai, rombongan KUA bersama Direktur RSUD melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi kamar-kamar pasien. Mereka menjenguk serta melihat langsung kondisi masyarakat yang sedang menjalani perawatan.

Dalam kunjungan tersebut, para penyuluh agama memberikan dukungan moril dan doa kepada pasien, sebagai bentuk pelayanan spiritual yang diharapkan dapat memberikan semangat dan ketenangan bagi mereka yang sedang sakit.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dan instansi kesehatan, sekaligus menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kelestarian lingkungan dalam kehidupan bermasyarakat. (MHS/MZI)

Bagikan Artikel Ini

Infografis