Isra Mi'raj Masjid Al Hidayah : Ka KUA Sitinjo Ajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah Jelang Bulan Ramadan
16 Feb 2026 | 35 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sitinjo, (Humas). Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Hidayah Sitinjo pada Senin (16/02), saat ratusan jamaah berkumpul dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus penyambutan bulan suci Ramadan. Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk memperkuat tali silaturahmi serta memperdalam pemahaman spiritualitas Islam. Kehadiran para tokoh agama dan pejabat daerah menambah kekhidmatan acara yang berlangsung sejak pagi hari tersebut.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sitinjo, Khairil Anwar, S.H.I, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam kepada seluruh jamaah dan masyarakat Sitinjo. Beliau menekankan pentingnya melakukan transformasi diri demi meningkatkan kualitas hidup, terutama dalam aspek ibadah. Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bagi setiap Muslim untuk memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta melalui penyempurnaan salat dan amal ibadah lainnya.
Dalam balutan pesan yang menyentuh kalbu, Khairil Anwar mengingatkan jamaah untuk senantiasa memperbanyak mengingat "pemutus kelezatan dunia," yakni kematian. Beliau menegaskan bahwa kesadaran akan kematian bukanlah untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai rem agar manusia tidak terlena dengan urusan duniawi yang fana. Dengan mengingat kematian, seorang mukmin diharapkan lebih serius dalam mempersiapkan bekal untuk akhirat, terutama saat memasuki bulan mulia.
Menjelang kedatangan bulan Ramadan, Khairil mengajak jamaah Masjid Al Hidayah untuk membersihkan hati dan menata niat. Beliau menekankan bahwa persiapan mental dan spiritual sangat diperlukan agar ibadah puasa dan rangkaian amal di bulan Ramadan dapat dijalankan dengan maksimal. "Jangan biarkan Ramadan berlalu begitu saja tanpa ada perubahan kualitas iman dalam diri kita," tegasnya di hadapan para jamaah yang hadir.
Tak hanya fokus pada persiapan sebelum Ramadan, Khairil Anwar juga memberikan pesan visioner mengenai konsistensi ibadah pasca-Ramadan. Ia berharap semangat beribadah yang berkobar selama bulan suci tidak padam begitu Syawal tiba. Menurutnya, indikator keberhasilan ibadah seseorang adalah sejauh mana ia mampu mempertahankan kualitas ketakwaannya dalam kehidupan sehari-hari setelah madrasah Ramadan berakhir.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Dairi, H. Lindung Kaloko, S.Ag., MM. Kehadiran beliau memberikan dukungan moral bagi pengurus masjid dan jamaah dalam menjalankan program-program keagamaan di Kecamatan Sitinjo. Dalam kesempatan tersebut, sinergi antara Kemenag dan masyarakat terlihat erat demi mewujudkan lingkungan yang religius dan harmonis.
Majelis taklim dan jamaah Masjid Al Hidayah Sitinjo tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Diskusi dan lantunan selawat menghiasi suasana, menciptakan energi positif di tengah masyarakat. Partisipasi aktif dari ibu-ibu majelis taklim juga menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan di wilayah Sitinjo berjalan dengan sangat baik dan inklusif bagi semua kalangan.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan bagi seluruh masyarakat Sitinjo agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan mendatang. Semangat yang dibawa oleh Khairil Anwar dan para tokoh agama lainnya diharapkan mampu menjadi katalisator bagi warga untuk terus berbenah diri dan menjadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai kompas dalam menjalani kehidupan yang lebih berkualitas. (MHS/KHA)