Hangat dan Inspiratif, Pembinaan Keluarga Sakinah di Mandiraja Kulon Disambut Antusias
25 Sep 2025 | 29 | Penulis : APRI mBanjar | Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah
Banjarnegara – Suasana penuh kehangatan tampak di Balai Desa Mandiraja Kulon pada Rabu (24/9/2025). Sebanyak 20 pasangan suami istri dengan usia pernikahan 1–10 tahun berkumpul mengikuti kegiatan Gerakan Keluarga Sakinah yang digagas Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja.
Sejak pagi, peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Mereka disambut ramah oleh panitia, lalu bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan semangat. Doa khidmat dipimpin oleh Bapak Dian Setiadi, mengawali perjalanan kegiatan yang sarat nilai kebersamaan ini.
Kepala Desa Mandiraja Kulon, Bapak Suwaryo, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi KUA Mandiraja yang memberi perhatian serius pada pembinaan keluarga. Semoga keluarga-keluarga di desa kami semakin harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Mandiraja, H. Irfan Sulastono, menegaskan bahwa keluarga adalah pondasi utama masyarakat. “Keluarga sakinah akan melahirkan generasi berkualitas. Mari bersama-sama kita wujudkan rumah tangga yang penuh cinta, mawaddah, dan rahmah,” katanya di hadapan peserta.
Materi demi materi yang disampaikan para narasumber pun membuat peserta larut dalam suasana belajar. Sri Yuliningsih, dari Puskesmas, menyampaikan bahwa kesehatan keluarga adalah modal utama melahirkan generasi yang unggul. “Orang tua harus sadar, pola hidup sehat dalam rumah tangga akan berpengaruh langsung pada tumbuh kembang anak. Keluarga sehat, anak pun tumbuh cerdas,” jelasnya.
Dilanjutkan dengan materi “Berkah Keuangan Keluarga” oleh Ibu Windu, Penyuluh Agama Islam. Ia menekankan pentingnya manajemen keuangan yang baik dalam rumah tangga. “Rezeki yang halal dan dikelola dengan bijak akan membawa keberkahan. Jangan pernah abaikan komunikasi antar pasangan dalam mengatur keuangan keluarga,” ungkapnya.
Materi terakhir disampaikan oleh Bapak Mutolib, Penghulu KUA Mandiraja, yang menyoroti pentingnya membangun keluarga sakinah. “Rumah tangga harmonis tidak lahir dengan sendirinya. Dibutuhkan komitmen, komunikasi, dan saling memahami agar tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” tuturnya.
Peserta pun merasa terbantu dengan adanya pembinaan ini. “Kami jadi lebih memahami bagaimana menjaga keharmonisan rumah tangga. Semoga acara seperti ini terus berlanjut,” ujar salah satu pasangan peserta dengan wajah sumringah.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh keceriaan. Seluruh staf KUA Mandiraja, yang sejak awal terlibat aktif sebagai penanggung jawab teknis, memastikan kegiatan berjalan tertib, hangat, dan penuh kesan.
Kegiatan Gerakan Keluarga Sakinah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen keluarga di Mandiraja Kulon agar mampu menjadi teladan dalam membangun masyarakat yang harmonis, berdaya, dan berakhlak mulia. (H/M, azd)