Hadirkan Oase Spiritual, KUA Muara Batangtoru Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al Hasanah Hutaraja
04 Mar 2026 | 8 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Tapanuli Selatan, (Humas). Memasuki malam ke-14 bulan suci Ramadhan, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Muara Batangtoru melaksanakan agenda Safari Ramadhan yang penuh kekeluargaan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (03/02) ini dipusatkan di Masjid Al Hasanah, Hutaraja, dengan memboyong rombongan lengkap yang terdiri dari para Penyuluh Agama Islam dan staf kantor KUA.
Rombongan safari dipimpin langsung oleh Kepala KUA Muara Batangtoru, Syoufinal, MA. Kehadiran delegasi ini disambut hangat oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) serta tokoh masyarakat setempat. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah antara aparatur Kementerian Agama dengan masyarakat di tingkat desa, khususnya di tengah suasana ibadah bulan puasa.
Dalam arahannya di hadapan jamaah, Syoufinal, MA menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat bulan suci. Beliau menegaskan bahwa Ramadhan hadir sebagai sebuah oase kehidupan yang memberikan kesegaran batin serta manfaat luar biasa bagi umat Islam. Menurutnya, bulan ini adalah waktu terbaik untuk memetik rahmat dan ampunan dari Allah SWT melalui peningkatan kualitas ibadah.
Selain menjalankan fungsi pelayanan keagamaan, Syoufinal yang juga menjabat sebagai Ketua Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Tapanuli Selatan, membawa misi sosial yang kuat. Ia menekankan pentingnya sinergitas antara penghulu, penyuluh, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam kunjungan kali ini adalah upaya pemulihan semangat kolektif masyarakat. Syoufinal mengajak para jamaah untuk bangkit kembali setelah wilayah Tapanuli Selatan sempat diuji dengan bencana banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu. Menurutnya, spiritualitas Ramadhan harus menjadi motor penggerak untuk membangun optimisme baru.
“Ramadhan adalah saat yang tepat untuk kita saling menguatkan. Melalui sinergi yang kokoh antara penghulu dan masyarakat, kita kembalikan semangat yang sempat redup akibat bencana. Kita jadikan masjid ini sebagai pusat ketenangan dan kekuatan untuk bangkit bersama,” ujar Syoufinal dalam tausiyahnya yang menyejukkan.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ini diisi dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan dialog ringan bersama warga mengenai layanan keagamaan di KUA. Para penyuluh yang hadir juga turut memberikan edukasi singkat terkait zakat dan persiapan Idul Fitri agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan resmi.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan wilayah Muara Batangtoru serta Kabupaten Tapanuli Selatan secara umum. Diharapkan melalui kunjungan ini, kehadiran KUA tidak hanya dirasakan secara administratif saja, namun juga hadir sebagai sahabat masyarakat dalam suka maupun duka, terutama di bulan yang penuh kemuliaan ini. (MHS)