Gerakan Infak Berkah: KUA Rakit Galang Pemberdayaan Ekonomi Umat Menuju Keluarga Sakinah
Daerah

Gerakan Infak Berkah: KUA Rakit Galang Pemberdayaan Ekonomi Umat Menuju Keluarga Sakinah

  17 Sep 2025 |   34 |   Penulis : APRI mBanjar |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah

Banjarnegara  – Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Kabupaten Banjarnegara, kembali menunjukkan komitmennya dalam menguatkan peran sosial-keagamaan sekaligus mendorong kemandirian umat melalui program pemberdayaan ekonomi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Rakor dan Silaturahmi Pemberdayaan Ekonomi Umat bersama kelompok “Berkah Usaha” dengan mengusung tema “Infak Mengundang Keberkahan.”

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, (16/9), di kediaman salah satu penerima manfaat, Saeun (pemilik usaha Eko Jaya Kayu), Lengkong RT 2 RW 4 Desa Simpar, ini dihadiri para pendamping, penerima manfaat, serta Kepala KUA Rakit, Afif Sarianto. Dalam sambutannya, Afif menekankan pentingnya peran KUA bukan hanya sebatas pelayanan pencatatan nikah, tetapi juga sebagai agen penguatan ekonomi umat.


“Program pemberdayaan ekonomi seperti ini adalah langkah strategis menuju terwujudnya keluarga sakinah, karena keluarga yang sejahtera secara ekonomi akan lebih siap membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkah,” tegasnya.

Fatma Kurnianingsih selaku penggerak kegiatan, memberikan motivasi agar peserta senantiasa menumbuhkan budaya infak. Ia mengingatkan bahwa semangat berinfak tidak boleh dipandang dari besar kecilnya nominal, tetapi dari konsistensi dan keikhlasan.

“Infak tidak harus besar, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Jika dilakukan bersama-sama, hasilnya akan terasa besar dan bisa membantu lebih banyak saudara kita,” ujarnya.

Pesan senada juga disampaikan Sodirin yang menegaskan bahwa infak bukan hanya ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan umat.

“Ketika kita berinfak dengan ikhlas, sesungguhnya kita sedang membuka pintu keberkahan bagi diri sendiri sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat akan arti penting gotong royong melalui infak. Dana yang terkumpul tidak hanya mendorong pengembangan usaha anggota kelompok, tetapi juga akan disalurkan untuk membantu mustahik baru. Dengan demikian, roda kebaikan dan keberkahan akan terus berputar di tengah masyarakat.

Melalui program “Gerakan Infak Berkah,” KUA Rakit berupaya membangun pondasi ekonomi umat yang kokoh dengan menanamkan nilai-nilai spiritual dalam setiap aktivitas ekonomi. Diharapkan, inisiatif ini tidak hanya membawa dampak positif bagi peserta, melainkan juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, cita-cita menghadirkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah sekaligus sejahtera secara ekonomi dapat diwujudkan secara nyata. (ars, azd)

Bagikan Artikel Ini

Infografis