Di Bawah Senja Ramadan, KUA Binjai Barat Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
11 Mar 2026 | 37 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Binjai | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sore itu, langit Kota Binjai perlahan berubah warna. Cahaya matahari yang mulai meredup menyinari halaman kantor KUA yang telah dipersiapkan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan. Puluhan anak yatim yang hadir tampak duduk rapi dengan wajah ceria, menghadirkan suasana haru sekaligus kebahagiaan di tengah kegiatan yang penuh makna tersebut.
Sejak sore hari, para staf, penghulu, dan Penyuluh Agama Islam KUA Binjai Barat terlihat sibuk mempersiapkan berbagai keperluan kegiatan. Paket santunan disusun dengan rapi, kursi-kursi ditata dengan tertib, sementara para pegawai saling berkoordinasi untuk memastikan kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Kesibukan itu berpadu dengan kehadiran anak-anak yatim yang datang dengan penuh kesederhanaan. Meski demikian, wajah mereka memancarkan kebahagiaan yang tulus. Sebagian tampak duduk tenang, sementara yang lain bercengkerama dengan teman sebaya. Senyum polos mereka seolah menjadi cahaya yang menambah kehangatan suasana Ramadan di halaman kantor tersebut.
Kegiatan santunan ini merupakan inisiatif langsung dari Kepala KUA Binjai Barat, Rakhmad Amin Hasibuan, S.Ag., M.Si. Bersama seluruh jajaran staf, para penghulu, serta Penyuluh Agama Islam, ia mengajak seluruh keluarga besar KUA untuk menghadirkan kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim di lingkungan sekitar.
Menurut Rakhmad, bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperbanyak amal kebaikan.
Ia menegaskan bahwa berbagi kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim, merupakan bagian dari nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam ajaran Islam.
“Bulan Ramadan adalah bulan penuh rahmat dan keberkahan. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian di tengah masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan manfaat serta menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan secara langsung kepada anak-anak yatim yang hadir. Meski dilaksanakan secara sederhana, perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh keluarga besar KUA Binjai Barat terasa sangat berarti bagi mereka.
Satu per satu anak-anak yatim maju untuk menerima santunan. Wajah mereka tampak berseri-seri, menyiratkan rasa syukur dan kebahagiaan. Bagi sebagian dari mereka, perhatian yang diberikan pada sore itu menjadi momen yang membahagiakan di bulan Ramadan.
Kehangatan juga terlihat ketika para pegawai KUA berbaur dengan anak-anak yatim. Suasana kekeluargaan terasa begitu kuat, menghadirkan kedekatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat dengan nilai kepedulian dan kebersamaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara KUA dan masyarakat. Kantor yang biasanya identik dengan pelayanan administrasi keagamaan seperti pencatatan pernikahan dan layanan konsultasi keagamaan, pada sore itu berubah menjadi ruang kebersamaan yang dipenuhi canda, doa, dan harapan.
Melalui kegiatan santunan ini, KUA Binjai Barat berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Keluarga besar KUA Binjai Barat meyakini bahwa keberkahan Ramadan tidak hanya dirasakan melalui ibadah pribadi semata, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Tangan-tangan yang tulus berbagi dan hati yang tergerak untuk membantu mereka yang membutuhkan menjadi bagian penting dalam menghadirkan makna Ramadan yang sesungguhnya.
Dengan kegiatan ini, KUA Binjai Barat ingin menunjukkan bahwa kehadiran KUA tidak hanya sebagai lembaga pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan.
Senyum anak-anak yatim yang menghangatkan suasana sore itu menjadi pengingat sederhana bahwa kebaikan sekecil apa pun selalu mampu menghadirkan kebahagiaan yang besar. Di tengah keberkahan Ramadan, kepedulian seperti inilah yang diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk saling berbagi dan menebar kebaikan.