Dari Sakinah hingga Cegah Stunting, Catin Dapat Bekal Lengkap di Bimwin Kalibening
Daerah

Dari Sakinah hingga Cegah Stunting, Catin Dapat Bekal Lengkap di Bimwin Kalibening

  23 Sep 2025 |   83 |   Penulis : APRI mBanjar |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah

Banjarnegara – Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pada Selasa (23/9), bertempat di Gedung PENDAIS Kalibening mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 15 pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Hadir sebagai narasumber, Ali Mustofa, Fasilitator Bimwin dari Kantor Kemenag Banjarnegara, yang menyampaikan materi tentang pondasi keluarga sakinah. Ia menekankan bahwa rumah tangga yang kokoh harus dibangun atas dasar keimanan, komunikasi, serta saling menghormati antar pasangan. “Jika pondasi keluarga kuat, maka rumah tangga akan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ungkapnya.


Sementara itu, Sugeng Mulyadi, Kepala KUA Kalibening, menambahkan penjelasan mengenai keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. “Tujuan perkawinan adalah menciptakan ketenangan, kasih sayang, dan rahmat. Inilah yang akan menjadi bekal dalam membentuk keluarga yang harmonis,” terangnya.

Narasumber berikutnya, Laeli Maria Ulfah, PAIF KUA Kalibening memperkenalkan program Kopi Secething (Komunitas Penyuluh Agama Islam Serius Cegah Stunting). Ia menjelaskan pentingnya peran calon pengantin dalam mempersiapkan keluarga sehat agar terhindar dari stunting. “Mencegah stunting harus dimulai sejak perencanaan pernikahan, dengan pola hidup sehat dan gizi yang cukup,” jelasnya.

Selain itu, Luciana Peppy, Narasumber dari PUSKESMAS Kalibening memberikan materi mengenai kesehatan reproduksi calon pengantin. Ia menekankan pentingnya pengetahuan kesehatan reproduksi untuk menjaga keberlangsungan rumah tangga dan melahirkan generasi yang sehat.

Acara ditutup dengan doa bersama agar seluruh calon pengantin dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah serta melahirkan generasi berkualitas di masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal penting bagi para calon pengantin dalam memulai kehidupan berumah tangga, baik dari sisi spiritual, psikologis, maupun kesehatan. (wha)

Bagikan Artikel Ini

Infografis