Daerah

Dari BSC hingga Ijab Kabul : Penghulu Sabrun Haras & Kepala KUA Marton Abdurrahman Bekali 6 Pasang Catin dengan Bimwin Mandiri Interaktif
02 Jun 2026 | 14 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
KOTA TENGAH – Selasa (02/06/26) Enam pasang calon pengantin (catin) di Kecamatan Kota Tengah mendapatkan bekal istimewa menjelang hari bahagia mereka. Melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri, KUA Kecamatan Kota Tengah menghadirkan pendekatan interaktif yang menggabungkan teknologi sederhana dan pendampingan intensif, mulai dari pemahaman konsep rumah tangga hingga teknis pelaksanaan akad nikah.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kota Tengah, H. Marton Abdurrahman, S.Ag., M.Hi., yang menekankan bahwa pernikahan bukan hanya soal sah secara agama, tetapi juga kesiapan mental, fisik, dan ekonomi.
Inovasi "BSC": Belajar Menikah Jadi Lebih Mudah
Salah satu daya tarik utama bimbingan kali ini adalah penggunaan media "BSC" (Bimbingan Smart Card). Media berupa kartu pintar ini dipandu langsung oleh Penghulu KUA Kota Tengah, Sabrun Haras, S.Hi.
Melalui Smart Card, para catin diajak memahami materi pra-nikah—seperti hak dan kewajiban suami istri, kesehatan reproduksi, dan manajemen konflik—dengan cara yang lebih visual, ringkas, dan tidak membosankan.
"Kami ingin mengubah stigma bahwa bimbingan nikah itu kaku. Dengan BSC, catin bisa belajar langkah demi langkah, dari persiapan mental hingga simulasi ijab kabul, dengan cara yang interaktif dan mudah diingat," jelas Sabrun Haras saat memfasilitasi sesi diskusi.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keluarga Tangguh
Untuk memastikan kesiapan yang holistik, H. Marton Abdurrahman juga menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, antara lain:
-Penyuluh Agama Islam: Memberikan pondasi spiritual dan fikih munakahat.
-Petugas PLKB (Keluarga Berencana): Membahas tentang perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.
-Tenaga Kesehatan dari Puskesmas: Memberikan edukasi kesehatan pra-nikah dan pemeriksaan medis dasar.
Kolaborasi ini bertujuan mencetak generasi baru yang tidak hanya sah secara administratif, tetapi juga sehat jasmani dan rohani.
Siap Menuju Akad Nikah
Usai menerima materi melalui BSC dan tanya jawab dengan para ahli, keenam pasangan tersebut dinyatakan siap untuk melangsungkan akad nikah. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas metode bimbingan yang praktis dan mendalam.
"Jadi lebih paham apa yang harus disiapkan, bukan cuma baju pesta, tapi juga ilmu rumah tangga. Kartu BSC-nya sangat membantu," ujar salah satu calon pengantin pria.
Dengan inovasi seperti ini, KUA Kecamatan Kota Tengah terus berkomitmen memberikan pelayanan prima yang adaptif, modern, dan berpihak pada kepentingan umat, demi mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah di wilayah Gorontalo.